KEDUDUKAN DAN PERANAN NON MUSLIM DALAM PARTAI POLITIK ISLAM (STUDI ATAS PEMIKIRAN ABU AL A'LA AL-MAUDUDI DAN AMIEN RAIS)

DENI ASY'ARI, NIM. 00360496 (2005) KEDUDUKAN DAN PERANAN NON MUSLIM DALAM PARTAI POLITIK ISLAM (STUDI ATAS PEMIKIRAN ABU AL A'LA AL-MAUDUDI DAN AMIEN RAIS). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (KEDUDUKAN DAN PERANAN NON MUSLIM DALAM PARTAI POLITIK ISLAM (STUDI ATAS PEMIKIRAN ABU AL A'LA AL-MAUDUDI DAN AMIEN RAIS))
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (KEDUDUKAN DAN PERANAN NON MUSLIM DALAM PARTAI POLITIK ISLAM (STUDI ATAS PEMIKIRAN ABU AL A'LA AL-MAUDUDI DAN AMIEN RAIS))
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (5MB)

Abstract

Keberadaan partai politik di dalam Islam merupakan salah, satu aspek yang penting. Partai politik sebagai sebuah amal jama'i dapat dijadikan sebagai sarana untuk melakukan amar makruf nahi mungkar dalam kehidupan manusia. Walaupun untuk melakukan amar makruf nahi mungkar dapat dilakukan secara individu, namun dengan sarana partai politik akan jauh lebih efektif dan kuat ketimbang individu. Memasuki era sekarang ini, pembentukan organisasi partai politik yang didirikan oleh umat Islam terdapat berbagai bentuk. Salah satunya adalah partai politik yang terbuka dengan mengakomodasi kalangan non muslim untuk terlibat di dalam partai politik tersebut. Dalam hal ini menimbulkan perdebatan bagi kalangan umat Islam sendiri menyangkut kedudukan dan peranan non muslim dalam partai Islam. Pasalnya, apakah bagi non muslim tersebut memiliki kedudukan serta peranan yang sejajar dengan orang-orang Islam di dalam partai politik dan dalam urusan kenegaraan ?. Sebab di dalam Al-qur'an di jelaskan : Perdebatan ini paling tidak dilatarbelakangi oleh adanya dua pandangan yang melihat persoalan politik dan Islam. Pertama, Islam organik tradisional, yang melihat bahwa Islam adalah agama dan sekaligus negara (Din Wa Daulah). Kedua, Islam Moderat, pandangan ini menolak model pemikiran di atas. Sebab dalam pandangan pemikiran politik ini menyatakan bahwa lslam tidak menunjukkan referensinya pada sistem politik tertentu. Akan tetapi dalam Islam terdapat pnnsip-prinsip moral dan etika bagi kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Dan untuk pelaksanaannya umat bebas untuk memilih sistem manapun yang terbaik. Skripsi ini lebih lanjut akan menjelaskan dua pemikiran tokoh tersebut menyangkut kedudukan dan peranan non muslim dalam partai pohtik Islam, berikut faktor-faktor yang mempengaruhi pemikiran tokoh tersebut- melalui pendekatan hermeneutika yaitu pendekatan melalui penafsiran teks dari sudut teks, kemudian pengucap serta situasi yang mengitarinya dan sosio historis, yaitu pendekatan yang ingin melihat sebuah pemikir dari situasi kesejarahan dan suasana yang melingkupinya. Agar berbagai perdebatan menyangkut pemikiran kedua tokoh ini dapat ditemukan jawabannya. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa Abu al A'la al- Maududi sangat memberikan batasan terhadap kedudukan dan peranan non muslim, hal ini dilator belakangi oleh pemahaman Maududi terhadap konsep tauhid dan aspek sosiopolitik masyarakat India yang berada di bawah tekanan dan penetrasi budaya dan politik asing. Sedangkan bagi Amien Rais lebih memberikan kedudukan dan peranan non muslim yang sejajar dengan umat Islam. Pemikirannya dipengaruhi oleh kondisi sosio historis dan sosiologis masyarakat Indonesia yang majemuk.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Dr. Hamim Ilyas, M.A
Uncontrolled Keywords: peranan non muslim, partai politik islam, pemikiran abu al a'la al-maududi, amien rais
Subjects: Perbandingan Madzhab
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Perbandingan Madzab (S1)
Depositing User / Editor: H. Zaenal Arifin, S.Sos.I., S.IPI.
Date Deposited: 05 Oct 2018 03:58
Last Modified: 05 Oct 2018 03:58
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/31071

Actions (login required)

View Item View Item