TRADISI NYADRAN DI DESA SRIKAYANGAN ,• KECAMATAN SENTOLO KABUPATEN KULON PROGO . (Studi Pertautan Antara Hukum Adat dan Hukum Islam)

SRI HIDAYATI, NIM. 9936393 (2003) TRADISI NYADRAN DI DESA SRIKAYANGAN ,• KECAMATAN SENTOLO KABUPATEN KULON PROGO . (Studi Pertautan Antara Hukum Adat dan Hukum Islam). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (TRADISI NYADRAN DI DESA SRIKAYANGAN ,• KECAMATAN SENTOLO KABUPATEN KULON PROGO . (Studi Pertautan Antara Hukum Adat dan Hukum Islam))
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (5MB) | Preview
[img] Text (TRADISI NYADRAN DI DESA SRIKAYANGAN ,• KECAMATAN SENTOLO KABUPATEN KULON PROGO . (Studi Pertautan Antara Hukum Adat dan Hukum Islam))
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (5MB)

Abstract

Penelitian yang berjudul Tradisi Nyadran di Desa Srikayangan Kecamatan Sentolo Kabupaten Kulon Progo oleh Sri Hidayati berisi tentang tradisi Nyadran yaitu tradisi yang dilakukan pada bulan Ruwah atau Sya’ban. Pada zaman sebelum Islam, upacara ini diselenggarakan untuk memuja Roh para leluhur, selaras animisme-dinamisme yang menjadi model kepercayaan masyarakat saat itu. Namuh tradisi ini tampak mengalami pergeseran makna dan bentuk. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan bagaimana bentuk dan praktek upacara Nyadran dan bagaimana menurut pandangan islam tentang tradisi Nyadran ini. Adapun metode yang digunakan adalah menggunakan penelitian lapangan, penelitian ini bersifat deskriptif-analitik yang menjelaskan atau menggambarkan objek penelitian, yang meliputi tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, masyarakat dan pejabat setempat yang berpengaruh dalam penelitian ini. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekan sosoial cultural, normative dan tekstual. Dengan menggunakan analisis data kualitatif. Dari pembahasan yang telah dilaksanakan maka bisa disimpulkan bahwa tradisi Nyadran diadakan setahun sekali pada bulan Sya’ban yang mana melakukan ziarah ke makam leluhur dengan membwersihkan makam dan menaburkan bunga serta membaca doa-doa kepada sang pencipta, karena diyakini pada bulan tersebut arwah leluhur turun ke bumi. Akan tetapi kerukunan antar umat beragama tetap terjaga.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Prof. Drs. H. Zarkasyi A Salam
Uncontrolled Keywords: Tradisi Nyadran, Roh Leluhur, Islam
Subjects: Perbandingan Madzhab
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Perbandingan Madzab (S1)
Depositing User / Editor: Suhardi Modalan
Date Deposited: 24 Oct 2018 05:10
Last Modified: 24 Oct 2018 05:10
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/31173

Actions (login required)

View Item View Item