KEKERASAN TERHADAP ISTRI DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN KONVENSI PBB

MUHAMMAD THONTHOWI, NIM. 96262718 (2002) KEKERASAN TERHADAP ISTRI DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN KONVENSI PBB. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (KEKERASAN TERHADAP ISTRI DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN KONVENSI PBB)
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img] Text (KEKERASAN TERHADAP ISTRI DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN KONVENSI PBB)
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (6MB)

Abstract

Kekerasan dalam rumah tangga atau seringkali disebut “domestic violence” dan lebih spesifik lagi disebut dengan kekerasan terhadap istri atau “wife abuse” merupaka permasalahan mendasar bagi perempuan. Masalah tentang kekerasan dalam rumah tangga yang berdampak pada masalah ekonomi, sosial, pendidikan, serta psikologis, telah menjadi kajian berbagai bidang baik hukum, sosial, ekonomi, gender, dan sebagainya. Kekerasan Terhadap Istria tau KTI pada prinsipnya merupakan salah satu fenomena pelanggaran hak asasi manusia, namun masalah ini masih kurang mendapat tanggapan serius dari masyarakat karena berbagai hal. Skripsi ini mengkaji berbagai gambaran fenomena kekerasan terhadap istri, bagaimana pandangan Hukum Islam dan konvensi PBB terhadap masalah KTI, dan bagaimana responsivitas kedua entitas tersebut menganai fakta KTI. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (literary research) dan bersifat penelitian deskriptif komparatif yaitu dengan cara mencari perbedaan antara pandangan Hukum Islam dan Konvensi PBB mengenai fakta kekerasan terhadap istri. Data dianalisis menggunakan model analisis induksi menggunakan analisa relasi gender dan hak asasi manusia. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa dalam konteks yang lebih luas, kekerasan terhadap istri dipengaruhi oleh system budaya patriarkhi. Berkaitan dengan KTI, Hukum Islam memandang bahwa penelantaran terhadap istri secara ekonomi diakui sebagai bentuk kekerasan, sementara Konvensi Landasan Aksi dan Deklarasi Beijing tidak memandangnya sebagai kekerasan. Perbedaan pandangan ini dilandasi oleh perbedaan landasan filosofis.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Drs. Hamim Ilyas, MA.
Uncontrolled Keywords: domestic violence, rumah tangga, wanita dalam Islam
Subjects: Perbandingan Madzhab
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Perbandingan Madzab (S1)
Depositing User / Editor: Wahyani , MIP
Date Deposited: 24 Oct 2018 05:10
Last Modified: 24 Oct 2018 05:10
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/31203

Actions (login required)

View Item View Item