TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP KEPEMILIKAN TANAH GEGE DI DESA BONANG, LASEM, REMBANG

KHOTIMA TUS SA 'ADAH, NIM. 00380386 (2004) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP KEPEMILIKAN TANAH GEGE DI DESA BONANG, LASEM, REMBANG. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP KEPEMILIKAN TANAH GEGE DI DESA BONANG, LASEM, REMBANG)
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (8MB) | Preview
[img] Text (TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP KEPEMILIKAN TANAH GEGE DI DESA BONANG, LASEM, REMBANG)
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (6MB)

Abstract

Tanah yang merupakan faktor produksi terpenting untuk kelangsungan hidup manusia, pada hakikatnya bersifat terbatas dan tidak dapat dikembangkan seperti faktor produksi lainnya di samping itu tekanan penduduk yang semakin meningkat mendorong masyrakat untuk membuka tanah baru. Masalah pertanahan yang merupakan salah satu fenomena yang muncul dan merupakan pemicu utama konflik pertanahan adala. belum dimikinya kepastian hukum atas kepemikian tanah oleh masyarakat awam, mereka biasanya tidak memiliki "selembar kertas" yang dapat membuktikan tanah tersebut adalah mereka, karena mereka hanya memperoleh secara turun temurun mewarisi dari generasi sebelumnya yang kemudian kelak bakal mereka wariskan kepada generasi berikutnya. Berawal dari ini, kami menggambarkan proses kepemilikan tanah, yakni proses kepemilikan tanah Gege di desa Bonang, Lasem, Rembang. Studi yang menggunakan pendekatan normatif ini, merupakan penelitian kualitatif dengan teknik analisisnya deskriptif analisis. Tanah Gege merupakan lahan tanah yang berada di pinggiran pantai sebelumnya berupa permukaaan air laut dan karena beberapa proses tertentu maka air tersebut semakin surut kemudian berubah menjadi daratan. Dengan demikian masalah kepemilikan tanah sangat penting untuk dilakukan berkaitan dengan status tanah tersebut. Sedangkan motivasi masyarakat untuk memiliki tersebut, karena untuk memenuhi kebutuhan atau kepentingan hidup mereka (para nelayan) dan membawa dampak positif baik dari segi ekonomi, sosial dan sebagainya. tetapi motivasi mereka hanya sebagian saja, karena mereka hanya bisa menggantungkan dari sisi perekonomian saja. Dalam hal ini proses kepemilikan tanah Gege Bonang dilakukan secara langsung tanpa melalui aturan hukum yang sesuai dengan a<.>.&.u<a Islam maupun peraturan pemerintah setempat, akan tetapi menurut aturan mereka sendiri. Hal ini juga bisa kita lihat dalam kasus kepemilikan tanah tersebut, seperti mereka memiliki bukti kepemilikan berupa sertifikat tanah. Dengan demikian untuk mewujudkan keadilan dan kemaslahatan umat hams ada ijin dari pemerintah dan harus mendapat perhatian khusus dari pihak-pihak terkait.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: 1. DRS. MAKHRUS MUNAJAT, M.Hmn.· 2. MUYASSARATUSSOLICHA.H, S.Ag, SH., M.Hum.
Uncontrolled Keywords: Hukum Islam, kepemilikan tanah
Subjects: Muamalat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah (S1)
Depositing User / Editor: Drs. Bambang Heru Nurwoto
Date Deposited: 24 Oct 2018 02:42
Last Modified: 24 Oct 2018 02:42
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/31257

Actions (login required)

View Item View Item