IHTIKAR DALAM HUKUM ISLAM (STUDI TERHADAP PANDANGAN AL-GAZALI)

MUHAMMAD TURKISI, NIM. 97382803 (2004) IHTIKAR DALAM HUKUM ISLAM (STUDI TERHADAP PANDANGAN AL-GAZALI). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (IHTIKAR DALAM HUKUM ISLAM (STUDI TERHADAP PANDANGAN AL-GAZALI))
97382803 - BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (5MB) | Preview
[img] Text (IHTIKAR DALAM HUKUM ISLAM (STUDI TERHADAP PANDANGAN AL-GAZALI))
97382803 - BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (5MB)

Abstract

Al-Gazali berpendapat dalam kitab Ihya ‘Ulum ad-Din bahwa penimbunan itu terkait dengan jenis dan waktunya. Larangan penimbunan hanya terdiri dari makanan pokok saja. Apabila makanan berlimpah sedangkan masyarakat tidak membutuhkan dan tidak berminat sedikitpun kecuali dengan penawaran harga yang rendah, kemudian penjual menunggu situasi harga yang stabil, bukan menunggu musim krisis, maka hal ini dianggap boleh. Dari aspek kajian hukum Islam, jelas bahwa pandangan al-Gazali didasari pada konsep al-Maqasid al-Syar’iyyah. Baginya penimbunan barang sangat syarat dengan unsur kezaliman dan ini bertentangan dengan konsep al-Maqasid al-Syar’iyyah. Pandangan al-Gazali tentang Ihtikar dengan mendasarkan pada konsep diatas, hukumnya sangat tergantung pada tingkat kemadaratan yang dirimbulkan. Ia lebih menekankan kepada kemadaratan yang ditimbulkan dari pada jenis barang yang dilarang untuk ditimbun. Bagaimana relevansi pandangan al-Gazali tentang Ihtikar dengan sistem ekonomi perdagangan dewasa ini khususnya pada konsep teori mekanisme pasar (market mechanism) Peneilitian ini menggunakan metode pendekatan normatif, yakni sebuah pendekatan yang diarahkan untuk menilai suatu persoalan baik atau buruk, benar atau salah terhadap pandangan al-Gazali tentang Ihtikar. Persoalan ini kemudian dianalisa dengan menggunakan tinjauan al- Maqsid al-Syar’iyyah dan qaidah fiqhiyah. Dari permasalahan ini dapat disimpulkan bahwa pandangan al-Gazali tentang Ihtikar atau penimbunan makanan pokok masih relevan dengan konsep teori ekonomi modern saat ini terutama tentang konsep pasar (market mechanism) yang didalamnya terdapat teori penawaran dan permintaan, teori nilai guna (utility) terutama konsep nilai guna marginal

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: DR. H. SYAMSULANWAR,MA.
Uncontrolled Keywords: Al-Gazali, Ihtikar dan teori ekonomi
Subjects: Muamalat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah (S1)
Depositing User / Editor: Drs. Mochammad Tantowi, M.Si.
Date Deposited: 01 Nov 2018 02:12
Last Modified: 01 Nov 2018 02:12
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/31336

Actions (login required)

View Item View Item