PENERAPAN PERDA SYARIAH DAN RESPON GEREJA DI KABUPATEN PAMEKASAN Studi Atas Penerapan Gerbang Salam (Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami)

ALI FIKRI NIM : 04541766, (2009) PENERAPAN PERDA SYARIAH DAN RESPON GEREJA DI KABUPATEN PAMEKASAN Studi Atas Penerapan Gerbang Salam (Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (PENERAPAN PERDA SYARIAH DAN RESPON GEREJA DI KABUPATEN PAMEKASAN Studi Atas Penerapan Gerbang Salam (Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami))
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (PENERAPAN PERDA SYARIAH DAN RESPON GEREJA DI KABUPATEN PAMEKASAN Studi Atas Penerapan Gerbang Salam (Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami))
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (800kB)

Abstract

Maraknya gerakan formalisasi Syari'at Islam di berbagai daerah di Indonesia ke dalam bentuk Perda berbasis Syari'at Islam bukanlah tanpa konteks tertentu. Penelusuran atas berbagai kecenderungan yang terjadi di Indonesia menunjukkan bahwa lahirnya gerakan ini terkait dengan buruknya pelayan negara akibat proses reformasi yang mengalami pembusukan dari dalam. Oleh karena itu, ketika muncul tawaran ideologi alternative berbasis Islam mampu berkelindan dengan semangatidentitas lokal, maka wacana penerapan syari'at Islam ini direspon sebagai antitesa bagi hegemoni negara pasca Orde Baru yang mulai menurun intensitasnya atas masyarakat sipil. Sedangakan teori yang menjadi landasan adalah interaksionisme simbolik yang di prakarsai oleh Herbert Blummer. Teori ini menggambarkan bagaimana manusia berintraksi dengan simbol-simbol, yang kemudian ditafsirkan dalam prilaku masing-masing individu. Seperti umat kristen menafsirkan dan merespon kemunculan Gerbang Salam (Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami) yang merupakakan produk hukum agama Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. adapun instrumen pengumpulan data menggunakan tekhnik observasi, wawancara (interview) dan dokumentasi. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis melalui tiga subproses analisis yaitu reduksi data, display data dan verifikasi data. Sehinga dapat menghasilkan paparan data yang selektif dan komprehensif untuk mempertegas, membuat fokus dan membuat hal yang tidak penting dan melakukan verifikasi data, dan pada tahap ini peneliti melakukan intrpretasi terhadap data sehingga memiliki makna. Dari temuan data dilapangan, bahwa Gerbang Salam di Kabupaten Pamekasan lahir akibat maraknya tindakan asusila yang sering mencemari kehidupan masyarakat setempat, sehingga para tokoh masyarakat, ormas Islam, serta pemerintah Kabupaten Pamekasan menganggap perlu adanya peraturan baru untuk memberantas masalah di atas. Kabijakan hukum yang lahir dari umat Islam tersebut direspon variatif oleh Gereja (umat Kristen) sebagai agama minoritas di Kabupaten Pamekasan. Secara garis besar walaupun dari segi politik Gerbang Salam hanya mengakomodir kepentingan umat Islam saja, namun mereka tidak terlalu mempermasalahkan keberadaan Gerbang Salam, selama tidak ada diskriminasi dan pelecehan struktural terhadap umat Kristen. Sebagaimana di ungkapkan Romo Yosep Kurniawan “saya tidak keberatan jika syariat Islam diterapkan asalkan hal itu tidak mengarah pada pemojokan atau pelecehan agama Kristen.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Dr. Munawar Ahmad
Uncontrolled Keywords: Perda Syariah, Gereja, Kabupaten Pamekasan
Subjects: Sosiologi Agama
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Sosiologi Agama (S1)
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 12 Sep 2012 15:27
Last Modified: 21 May 2015 02:33
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/3153

Actions (login required)

View Item View Item