PENGARUH KEBUTUHAN HIDUP TERHADAP NILAI KEHIDUPAN PADA PASANGAN BERCERAI PEKERJA MIGRAN (STUDI DI PENGADILAN AGAMA SELONG KELAS 1-B LOMBOK TIMUR)

EMY ROSIANA, NIM. 14250041 (2018) PENGARUH KEBUTUHAN HIDUP TERHADAP NILAI KEHIDUPAN PADA PASANGAN BERCERAI PEKERJA MIGRAN (STUDI DI PENGADILAN AGAMA SELONG KELAS 1-B LOMBOK TIMUR). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (PENGARUH KEBUTUHAN HIDUP TERHADAP NILAI KEHIDUPAN PADA PASANGAN BERCERAI PEKERJA MIGRAN (STUDI DI PENGADILAN AGAMA SELONG KELAS 1-B LOMBOK TIMUR))
14250041_BAB-I_V_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (9MB) | Preview
[img] Text (PENGARUH KEBUTUHAN HIDUP TERHADAP NILAI KEHIDUPAN PADA PASANGAN BERCERAI PEKERJA MIGRAN (STUDI DI PENGADILAN AGAMA SELONG KELAS 1-B LOMBOK TIMUR))
14250041_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (899kB)

Abstract

Emy Rosiana 14250041 Pengaruh Kebutuhan Hidup Terhadap Nilai Kehidupan Pada Pasangan Bercerai Pekerja Migran (Studi di Pengadilan Agama Selong Kelas 1-B Lombok Timur). Tingginya angka Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berasal dari Kabupaten Lombok Timur sebanding dengan jumlah angka perceraian yang terjadi. Lombok Timur masuk sebagai Kabupaten ke-5 se-Indonesia dengan angka perceraian tertinggi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat adakah pengaruh antara kebutuhan hidup terhadap nilai kehidupan pada pasangan pekerja migran. Teori yang digunakan untuk mengukur faktor kebutuhan hidup adalah teori ERG (Existence, Related dan Growth). Sedangkan untuk mengukur nilai kehidupan menggunakan teori pengambilan keputusan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasi. Populasi terdiri dari 40 orang pasangan pekerja migran yang sedang dalam proses bercerai di Pengadilan Agama Selong. Penelitian ini menggunakan pendekatan dua skala, yaitu skala psikososial dan skala keputusan bercerai. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai sign. 0,029 0,05 menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara faktor kebutuhan hidup dengan nilai kehidupan pada pasangan bercerai pekerja migran. Nilai korelasi antara faktor kebutuhan hidup dengan nilai kehidupan adalah 0,345 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Abidah Muflihati, S.Th.I., M.Si
Uncontrolled Keywords: Kebutuhan Hidup, Nilai Kehidupan, Pekerja Migran
Subjects: Kesejahteraan Sosial
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Kesejahteraan Sosial (S1)
Depositing User / Editor: Miftahul Ulum, S.Kom ------- youtube : ulum virgo -------- Facebook : digilibuin
Date Deposited: 15 Nov 2018 07:09
Last Modified: 15 Nov 2018 07:09
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/31560

Actions (login required)

View Item View Item