PENDIDIKAN ANAK DALAM MASYARAKAT JAWA (STUDI TERHADAP FENOMENA TRADISI RITUAL RUWATAN MASAL DI KABUPATEN NGAWI)

USWATUN HASANAH, NIM. 1620420006 (2018) PENDIDIKAN ANAK DALAM MASYARAKAT JAWA (STUDI TERHADAP FENOMENA TRADISI RITUAL RUWATAN MASAL DI KABUPATEN NGAWI). Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (PENDIDIKAN ANAK DALAM MASYARAKAT JAWA (STUDI TERHADAP FENOMENA TRADISI RITUAL RUWATAN MASAL DI KABUPATEN NGAWI))
1620420006_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (6MB) | Preview
[img] Text (PENDIDIKAN ANAK DALAM MASYARAKAT JAWA (STUDI TERHADAP FENOMENA TRADISI RITUAL RUWATAN MASAL DI KABUPATEN NGAWI))
1620420006_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (8MB)

Abstract

Seeking salvation for oneself, family and relatives, as if the ultimate goal in the Javanese society's life view. Evidenced by the existence of various ceremonies and rituals related to the human life cycle from the womb to death. One of the rituals that are still done, even the implementation is done in the ruwatan mass. This ritual is believed to throw away all evil to seek the salvation of life for children belonging to the sukerta group. As the implementation of mass ruwatan organized by DISPARPORA Ngawi Regency. The problems in this research are: (1) What are the symbolic meanings of every ritual procession of ruwatan mass ?, (2) What are the values of children's education in the ritual symbol of ruwatan mass ?, (3) How is relevance the meaning of the ritual symbol of ruwatan mass with Islamic education?. This research uses qualitative phenomenological method, research done on mass ritual phenomenon held in Ngawi regency. This study focused on the symbols used in the ritual, to reveal the meaning and values contained therein, through interviews with dhalang ruwat and traditional leaders. Data processing uses technical triangulation of data from informant statements with related references. The theoretical basis used is the theory of ritual symbols according to Victor W. Turner, the theory of children's education according to Abdullah Nasih 'Ulwan and systematic education theory according to Prof. Dr. Sutari Imam Barnadib. The results of this study found that the ritual procession consists of: Preritual, meaning to purify themselves with bath jamasan, doing tirakatan to clean the body. The core ritual procession means to purify the spirit and body by praying by the dhalang in the procession of wayang ruwatan and tigas rikmo, the symbol of the hope of the parents to the child to live safely in the afterlife. Physical sanctification through splash and clothes. The value of children's education in ritual symbols, namely: spiritual education, faith, physical, moral, intellectual, sex, and social. Relevant with Islamic education in general in the symbol of Bathara Kala which will prey on human sukerta is man wasting his lifetime as well as in Surah Al-'asr, the symbol of the mantra used is relevant to the prayer of safe in Islam, the symbol of the birth story of Bathara Kala as kama incorrectly relevant with Surah Al-baqarah verse 223. The white symbol which means the sanctity of the relevant child in Bukhari's hadith history that every child is born holy. ( INDONESIA ) Mencari keselamatan bagi diri sendiri, keluarga dan saudara, menjadi salah satu tujuan hidup masyarakat Jawa. Terbukti dengan adanya berbagai upacara dan ritual yang berkaitan dengan siklus kehidupan manusia mulai dari kandungan sampai meninggal. Salah satu ritual yang masih dilakukan, bahkan pelaksanaannya dilakukan secara masal yakni ritual ruwatan. Ritual ini dipercayai membuang segala keburukan untuk mencari keselamatan hidup bagi anak-anak yang termasuk dalam golongan sukerta. Sebagaimana pelaksanaan ruwatan masal yang diselenggarakan oleh DISPARPORA Kabupaten Ngawi. Permasalahan dalam penelitian ini adalah: (1) Apa saja makna simbolik setiap prosesi ritual ruwatan masal?, (2) Apa saja nilai-nilai Pendidikan anak dalam simbol ritual ruwatan masal?, (3) Bagaimana relevansi makna simbol ritual ruwatan masal dengan Pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologis, penelitian dilakukan terhadap fenomena ritual ruwatan masal yang diselenggarakan di Kabupaten Ngawi. Penelitian ini difokuskan pada simbol-simbol yang digunakan dalam ritual, untuk mengungkap makna dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya, melalui wawancara dengan dhalang ruwat dan tokoh adat. Pengolahan data menggunakan teknis trianggulasi data dari pernyataan informan dengan referensi terkait. Landasan teori yang digunakan ialah teori simbol ritual menurut Victor W. Turner untuk menganalisis makna simbol dalam ritual ruwatan, teori pendidikan anak menurut Abdullah Nasih ‘Ulwan dan teori pendidikan sistematis menurut Prof. Dr. Sutari Imam Barnadib. Hasil penelitian ini menemukan bahwa prosesi ritual ruwatan terdiri dari: Pra-ritual, bermakna mensucikan diri dengan mandi jamasan, melakukan tirakatan untuk membersihkan jasmani. Prosesi inti ritual bermakna mensucikan rohani dan jasmani dengan didoakan oleh dhalang pada prosesi wayang ruwatan dan tigas rikmo, simbol harapan orang tua kepada anak supaya hidup selamat dunia akhirat. Penyucian secara jasmani lewat siraman dan larung busana. Nilai pendidikan anak dalam simbol-simbol ritual yakni: pendidikan rohani, Iman, jasmani, moral, akal, seks, dan sosial. Relevasi dengan pendidikan Islam pada umumnya dalam simbol Bathara Kala yang akan memangsa manusia sukerta yakni manusia yang menyia-nyiakan waktu hidupnya seperti halnya dalam surah Al-‘asr, simbol mantra yang digunakan relevan dengan do’a selamat dalam Islam, simbol cerita lahirnya Bathara Kala karena kesalahan orang tuanya relevan dengan surah Al-baqarah ayat 223. Simbol putih yang berarti kesucian anak relevan dalam hadits riwayat Bukhari bahwa setiap anak dilahirkan suci.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Pembimbing: Dr. H. Abdul Munif M.Ag.
Uncontrolled Keywords: Children's Education, Phenomenon Tradition of Mass Ruwatan Ritual, Pendidikan Anak, Fenomena Tradisi Ritual Ruwatan Masal.
Subjects: Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Pendidikan Guru MI
Depositing User / Editor: H. Zaenal Arifin, S.Sos.I., S.IPI.
Date Deposited: 22 Nov 2018 03:19
Last Modified: 22 Nov 2018 03:19
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/31625

Actions (login required)

View Item View Item