KEMBALI KE KHITTAH 1926 DAN UPAYA PENYELESAIAN MASALAH-MASALAH NAHDLATUL ULAMA PASCA MUKTAMAR KE-27 DI SITUBONDO (1984-1999)

Muhammad Khaerul Hadi, NIM.: 13120113 (2018) KEMBALI KE KHITTAH 1926 DAN UPAYA PENYELESAIAN MASALAH-MASALAH NAHDLATUL ULAMA PASCA MUKTAMAR KE-27 DI SITUBONDO (1984-1999). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (KEMBALI KE KHITTAH 1926 DAN UPAYA PENYELESAIAN MASALAH-MASALAH NAHDLATUL ULAMA PASCA MUKTAMAR KE-27 DI SITUBONDO (1984-1999))
13120113_BAB I_BAB_TERAKHIR_DAFTAR_PUSTAKA.PDF..pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img] Text (KEMBALI KE KHITTAH 1926 DAN UPAYA PENYELESAIAN MASALAH-MASALAH NAHDLATUL ULAMA PASCA MUKTAMAR KE-27 DI SITUBONDO (1984-1999))
13120113_BAB_II_S.D_SEBELUM_BAB_TERAKHIR.PDF.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (5MB)

Abstract

Muncul sebagai sebuah organisasi sosial keagamaan yang mempunyai tujuankhaira ummah danmaslahatul ummah, NU pernah bersinggungan sangat dekat dengan politik praktis dalam jangka waktu yang lama. Timbulnya berbagai masalah baik dari dalam organisasi ataupun dari luar, menyebabkan NU mereposisi karakter dan tujuan organisasi dengan menetapkan “kembali ke Khittah 1926”pada Muktamar ke-27 di Situbondo. Kembali ke Khittah 1926 yang ditetapkan oleh NU mempunyai peran penting untuk menyelesaikan berbagi masalah yang muncul ketika NU terjun dalam politik praktis. Pada kenyataannya kembali ke Khittah memang dapat menjadikan NU keluar dari maslah yang membuat organisasi ini terlihat tidak produktif. Akan tetapi kembali ke Khittah juga mepunyai berbagai implikasi yang menimbulkan masalah baru. Dari situ, penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul, “Kembali ke Khittah 1926 dan Upaya Penyelesaian Masalah-Masalah NU pasca Muktamar ke-27 di Situbondo (1984-1999)”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui latar belakang ketetapan kembali ke Khittah yang di lakukan NU, mengetahui apakah kembali ke Khittah dapat menyelesaiakan masalah atau malah menimbulkan masalah, serta menakar relevansi kembali ke Khittah dengan penyelesaian masalah NU. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, jenis penelitian yang dilakukan adalah studi pustaka, dengan metode penelitian sejarah. Langkah yang ditempuh penulis dalam melakuakn penelitian ini adalah mengumpulkan data, melakuakan kritik sumber,menginterpretasi data dan melakuakan penulisan sejarah. Hasil penelitain memperlihatkan bahwa kembali ke Khittah 1926 yang dilakukan oleh organisasi ini dianggap relevan terhadap penyelesaian permasalahan-permasalahan yang timbul sebelum ataupun sesudah keputusan tersebut diambil. Upaya yang dilakukan NU untuk menyelesaikan berbagai masalah yang muncul adalah dengan selalu komitmen memegang serta mengaktualisasikan Khittah 1926.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Dr. Nurul Hak, M
Uncontrolled Keywords: Nahdlatul Ulama, Konflik Internal, Represi Pemerintah, Kembali ke Khittah 1926.
Subjects: Sejarah Peradaban / Kebudayaan Islam
Divisions: Fakultas Adab dan Ilmu Budaya > Sejarah Kebudayaan Islam (S1)
Depositing User / Editor: Drs. Bambang Heru Nurwoto
Date Deposited: 03 Dec 2018 01:23
Last Modified: 03 Dec 2018 01:23
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/31775

Actions (login required)

View Item View Item