KONFLIK WARGA DUSUN GANCAHAN VIII TERHADAP USAHA TERNAK BABI SIDOMULYO GODEAN SLEMAN YOGYAKARTA

MUHAMMAD FAISAL, NIM. 13720010 (2018) KONFLIK WARGA DUSUN GANCAHAN VIII TERHADAP USAHA TERNAK BABI SIDOMULYO GODEAN SLEMAN YOGYAKARTA. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKA.

[img]
Preview
Text (KONFLIK WARGA DUSUN GANCAHAN VIII TERHADAP USAHA TERNAK BABI SIDOMULYO GODEAN SLEMAN YOGYAKARTA)
13720010_ BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (27MB) | Preview
[img] Text (KONFLIK WARGA DUSUN GANCAHAN VIII TERHADAP USAHA TERNAK BABI SIDOMULYO GODEAN SLEMAN YOGYAKARTA)
13720010, BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (3MB)

Abstract

Latar belakang penelitian ini berawal dari keingintahuan peneliti terhadap proses terjadinya Konflik Warga Dusun Gancahan VIII Terhadap Usaha Ternak Babi Sidomulyo Godean Sleman Yogyakarta, penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana konflik yang terjadi antar warga Dusun Gancahan VIII terhadap usaha ternak babi di Desa Sidomulyo Godean Sleman Yogyakarta. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Agar mampu dalam menjawab masalah yang berkaitan dengan Konflik Warga Dusun Gancahan VIII Terhadap Usaha Ternak Babi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ada tiga cara yaitu observasi (kandang babi), wawancara (masyarakat sekitar Dusun Gancahan 8 dan peternak babi) dan dokumentasi (data arsip dan dokumen desa gancahan 8). Peneliti menentukan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik bola salju atau dikenal dengan snowball. Analisis data yang dilakukan terhadap data hasil penelitian, yang akan digunakan untuk menentukan fokus penelitian. Dalam hal ini peneliti berupaya untuk memetakan mengenai Konflik Warga Dusun Gancahan VIII Terhadap Usaha Ternak Babi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Masyarakat Gancahan VIII yang tidak berternak babi terutama warga muslim mereka tidak menyukai adanya peternakan babi hal ini disebabkan karena sebagian warga merasa resah dan terganggu akibat bau menyengat dan limbah peternakan babi. 2) Bentuk-bentuk konflik yang terjadi di Dusun Gancahan VIII meliputi: Perselisihan yang terjadi pada warga Gancahan hanya sekedar permasalahan yang sepele yang tidak kasat mata, seperti marah, tidak suka dan tidak peduli, mulai masuknya pendatang yang mulai menetap di Gancahan yang tidak terbiasa dengan adanya perternakan babi, masuknya tengkulak besar yang mengangkat ekonomi para peternak babi, serta mulai berkembangnya serta pertumbuhan populasi ternak babi yang semakin banyak yang menjadi usaha utama masyarakat Gancahan. 3) Pemerintah desa sudah mengupayakan perdamaian dengan pihak-pihak yang berkonflik dengan mengadakan pertemuan antara warga dengan tujuan untuk berdamai. Kerukunan antar warga kembali terjalin hal ini ditandai dengan adanya interaksi antara warga yang berkonflik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Dr. Muryanti, S.Sos, M.A
Uncontrolled Keywords: konflik sosial, pemetaan konflik, resolusi konflik dan peternakan babi
Subjects: Sosiologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora > Sosiologi (S1)
Depositing User / Editor: Drs. Bambang Heru Nurwoto
Date Deposited: 07 Dec 2018 03:29
Last Modified: 07 Dec 2018 03:29
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/31911

Actions (login required)

View Item View Item