PRAKTIK PERNIKAHAN DI BAWAH UMUR DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEHIDUPAN RUMAH TANGGA (STUDI KASUS DI KECAMATAN NGADIREJO KABUPATEN TEMANGGUNG TAHUN 2012 – 2016)

SRI RAHAYU, NIM: 1420310094 (2018) PRAKTIK PERNIKAHAN DI BAWAH UMUR DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEHIDUPAN RUMAH TANGGA (STUDI KASUS DI KECAMATAN NGADIREJO KABUPATEN TEMANGGUNG TAHUN 2012 – 2016). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga.

[img]
Preview
Text (PRAKTIK PERNIKAHAN DI BAWAH UMUR DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEHIDUPAN RUMAH TANGGA (STUDI KASUS DI KECAMATAN NGADIREJO KABUPATEN TEMANGGUNG TAHUN 2012 – 2016))
1420310094 _ BAB I _ BAB V _ DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (PRAKTIK PERNIKAHAN DI BAWAH UMUR DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEHIDUPAN RUMAH TANGGA (STUDI KASUS DI KECAMATAN NGADIREJO KABUPATEN TEMANGGUNG TAHUN 2012 – 2016))
1420310094 _ BAB II _ BAB III _ BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (712kB)

Abstract

Perkawinan menjadi isu yang menarik ketika dilaksanakan pada usia yang belum memenuhi umur yang ditentukan oleh undang-undang perkawinan Indonesia yaitu pasal 7 UU No. 1 tahun 1974. Dalam pasal tersebut, menyatakan bahwa laki-laki sekurang-kurangnya berumur 19 tahun dan perempuan 16 tahun. Di kecamatan Ngadirejo, praktek perkawinan di bawah umur masih saja terjadi sehingga penulis perlu meneliti faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi terjadinya perkawinan di bawah umur dan implikasinya terhadap kehidupan rumah tangga. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian lapangan yakni penulis mewawancarai kepala KUA Ngadirejo, pegawai-pegawai KUA Ngadirejo, serta sepuluh pasangan dan keluarga pelaku perkawinan di bawah umur. Dalam penelitian ini, penyusun menggunakan pendekatan sosiologi hukum. Pendekatan sosiologi hukum berusaha mengetahui realita pelaksanaan Undang- Undang No. 1 tahun 1974 tentang batas usia minimal perkawinan, serta praktik hukum di Ngadirejo. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat tiga faktor makro penyebab terjadinya perkawinan di bawah umur di kecamatan Ngadirejo. Tiga faktor tersebut yaitu faktor hamil terlebih dahulu, faktor ekonomi dan faktor keinginan menikah. Implikasi Perkawinan di bawah umur terhadap kehidupan rumah tangga yaitu dilihat dari aspek kesehatan, ekonomi dan psikologi yang memberikan dampak negatif. Penelitian ini tidak sesuai dengan tujuan pernikahan dimana tujuan pernikahan untuk mewujudkan keluarga yang bahagia dan sejahtera. Dalam penelitian ini, perkawinan di bawah umur banyak kemadharatan daripada kemaslahatan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Dr. Agus Moh. Najib, M.Ag
Uncontrolled Keywords: pernikahan dini, pernikahan di bawah umur, perkawinan
Subjects: Hukum Keluarga
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Hukum Islam > Hukum Keluarga
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 21 Dec 2018 01:35
Last Modified: 21 Dec 2018 01:35
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/31952

Actions (login required)

View Item View Item