IDEOLOGI DALAM TAFSIR NUSANTARA (KAJIAN ATAS TAFSIR AN-NUR, KARYA TENGKU M. HASBI ASH-SHIDIEQY)

ABD RAHMAN, NIP. 1520510085 (2018) IDEOLOGI DALAM TAFSIR NUSANTARA (KAJIAN ATAS TAFSIR AN-NUR, KARYA TENGKU M. HASBI ASH-SHIDIEQY). Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (IDEOLOGI DALAM TAFSIR NUSANTARA (KAJIAN ATAS TAFSIR AN-NUR, KARYA TENGKU M. HASBI ASH-SHIDIEQY))
1520510085_BAB-I_VI_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (738kB) | Preview
[img] Text (IDEOLOGI DALAM TAFSIR NUSANTARA (KAJIAN ATAS TAFSIR AN-NUR, KARYA TENGKU M. HASBI ASH-SHIDIEQY))
1520510085_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (555kB)

Abstract

Perkembangan tafsir di Nusantara terbilang cukup unik, ini dibuktikan dengan lahirnya karya-karya tafsir yang beragam, baik yang berbahasa Arab, bahasa Indonesia, maupun bahasa lokal seperti bahasa Jawa dan Sunda. Bahasa merupakan media dalam interpretasi al-Qur’an, di sini terlihat bagaimana penafsir mendialogkan al-Qur’an sesuai dengan latar belakang keilmuan dan setting sosio historisnya, sehingga terlahir kecenderungan tafsir, fakta sejarah ini mengindikasikan bahwa tafsir selalu muncul sebagai anak zamannya, ini menunjukkan bahwa tafsir bukan hasil ilham terisolasi melainkan juga sebuah ekspektasi dan representasi dari penafsir itu sendiri. Penelitian ini adalah upaya untuk melihat Tafsir an-Nur, dengan memfokuskan objek material pada ideologi dan kepentingan dalam Tafsir an-Nur karya Tengku M. Hasbi ash-Shiddieqy. Penelitian ini tergolong kepada penelitian kepustakaan, dengan teori sosiologi pengetahuan Karl Mannheim untuk membaca realitas sosial dan dialektika yang mengitari penafsir, dan teori kritis Habermas untuk mengungkap sisi ideologis, kaitan antara tafsir dan kepentingan di balik teks (Tafsir). Berdasarkan perspektif teori yang digunakan penelitian ini menemukan, Tafsir an-Nur merupakan, bukan sebuah pemahaman yang netral tanpa ideologi dan kepentingan, tentu saja itu dipengaruhi oleh latar belakang sosial keagamaan dan sosial politik yang membentuknya. di sinilah Tafsir an-Nur hadir dalam ruang privat sebagai pembentuk dan penyuplai gagasan Islam modernis, sekaligus meneguhkan kepentingan politik Masyumi, selain itu Tafsir an-Nur dikonstruk untuk membebaskan masyarakat muslim Indonesia dari dominasi juga untuk merepresentasikan perlawanannya terhadap ide-ide netral agama yang ditawarkan oleh PNI dan PKI yang dianggap sekuler. Sikap dan keyakinan yang kokoh terhadap agama, mempengaruhi kiprah Hasbi dalam dunia politik yang mewakili Masyumi di majelis konstituante dengan visi pemberlakuan ajaran Islam sebagai dasar bernegara, dari ruang publik inilah Hasbi menyampaikan gagasan-gagasan yang ada dalam tafsirnya untuk menggiring pembaca tafsirnya kepada nalar eksklusif dalam berpolitik. Dengan bahasa Indonesia sebagai bahasa tafsir yang merupakan media yang efektif dalam melakukan proses ideologisasai. Tafsir yang dikonstruk Hasbi lahir diera 1950an. Hingga saat ini memiliki daya tarik dan mengilhami sebagian masyarakat muslim Indonesia, setidaknya Tafsir an-Nur menjadi rujukan dan landasan argumentatif bagi mereka yang memiliki kedekatan ideologis serta visi dan cita-cita yang sama.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Pembimbing: Prof. Dr. Phil. Al Makin, S.Ag., M.A.
Uncontrolled Keywords: Ideologi, kepentingan, tafsir an-Nur, dominasi, sosial politik, ideologisasi, Masyumi, Modernis
Subjects: Aqidah Filsafat
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta > Aqidah Filsafat
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Aqidah dan Filsafat Islam (S2) > Studi al Qur'an dan Hadits
Depositing User / Editor: Drs. Bambang Heru Nurwoto
Date Deposited: 02 Jan 2019 02:04
Last Modified: 23 Jan 2019 07:04
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/32161

Actions (login required)

View Item View Item