MOHAMED AL-NOWAIHI (1917-1980)

PROF. DRS. H.A. MUIN UMAR, (2008) MOHAMED AL-NOWAIHI (1917-1980). /Jurnal/Al-Jamiah/Al-Jamiah No. 44 Th. 1991/.

[img]
Preview
Text
04. A. MUIN UMAR - MOHAMED AL-NOWAIHI (1917-1980).pdf - Accepted Version

Download (3MB) | Preview
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)
[img] Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)

Abstract

Sudah merupakan suatu kebiasaan, apabila seorang sarjana atau ilmuwan terkemuka meninggal dunia, maka murid-muridnya atau kolega-koleganya mencari suatu cara yang mengesankan untuk menghormati gurunya atau teman yang telah meninggalkannya. Dan banyak juga murid menghormati gurunya atau kolega yang menunjukkan kekaguman terhadap temannya memberikan penghormatan disaat gurunya masih hidup atau telah mencapai usia 70 tahun. Cara yang paling mengesankan dan memantapkan adalah dengan penerbitan buku yang sengaja disusun untuk menghormati guru atau teman yang dikaguminya. Contohnya Arabic and Islamic Studies in Honor of Hamilton A.R. Gibb yang diterbitkan pada tahun 1965, yang pernah kami ulas di dalam majalah Al-Jamiah ini tahun 1976 (No.14). Kebiasaan ini juga dilakukan di Indonesia terhadap seorang sarjana yang dihormati dan disegani. Mohamed al-Nowaihi tidak begitu terkenal di Indonesia, apalagi sebagai seorang yang berpikir maju dan bebas terhadap Islam tentu saja banyak pemikiran-pemikirannya yang tidak begitu ramah diterima oleh sekelompok ilmuwan. Al-Nowaihi yang sebahagian besar hidupnya aktif di dalam bidang ilmiyah sebagai tenaga pengajar dan professor di American University di Kairo, menaruh perhatian besar terhadap bahasa, kesusasteraan dan memiliki sikap yang sangat liberal dalam menginterpretasi ajaran Islam dan dialog Islam-Kristen. Ketekunannya di dalam bidang ilmiyah di American University tersebut mendapat simpati dari rekan-rekannya terutama dari kalangan universitas tersebut. Untuk itu setelah al-Nowaihi meninggal dunia tanggal 13 Februari 1980, maka disusunlah suatu buku yang berjudul IN QUEST OF AN ISLAMIC HUMANISM yang merupakan Arabic and Islamic Studies in Memory of Mohamed al-Nowaihi, yang disusun dan disunting oleh A.H. Green dari American University Cairo. Buku ini merupakan kumpulan karangan dari 13 sarjana terkemuka baik dari American University di Kairo maupun dari universitas-universitas di Amerika. Buku ini terdiri dari lima bahagian: I. ARAB ISLAMIC INSTITUTIONS, yang menyajikan tulisan Bernard Lewis yang berjudul Siyasa, dan tulisan Bernard G. Weiss yang berjudul Language and Law: The Linguistic Premises of Islamic Legal Science. II. CLASSICAL ARABIC LITERATURE, yang menyajikantulisan Adel Suleiman Gamal yang berkenaan dengan Narrative Poetry in Classical Arabic Literature, Andras Hamori mengenai Did Medieval Readers Make Sense of Form: Notes on a Passage of al-Iskafi dan Ferial Ghazoul mengenai The Metaphors of Historiography: A Study of Ibn Khalduns Historical Imagination. III.HISTORY OF ISLAMIC ART AND ARCHITECTURE, yang menyajikan tulisan George T. Scanlon yang berjudul Moulded Early Lead Glazed Wares from Fustat: Imported of Indegenous?, Christel M. Kessler yang berkenaan dengan Mecca-oriented Urban Architecture in Mamluk Cairo: The Madrasa-Mausoleum of Sultan Shaban II, John Alden Williams mengenai The Khanqah of Siryaqus: A Mamluk Royal Religious Foundation. IV EARLY MODERN ISLAMIC CIVILIZATION, mengemukakan tulisan Thomas Naff yang berjudul The Linkage of History and Reform in Islam: An Ottoman Model, J.O. Hunwick yang berkenaan dengan Salih al-Fullani (1752/3-1803): The Career and Teachings of a West African Alim in Madina, A.H. Green mengenai A Tunisian Reply to a Wahhabi Proclamation: Texts and Contexts. V. MUSLIM CHRISTIAN DIALOGUE, yang menurunkan tulisan Kenneth Gragg yang berjudul Tadabbur al-Quran: Reading and Meaning, Frederick M. Denny yang berkenaan dengan The Problem of Salvation in the Quran: Key and Concepts. Tulisan yang dikemukakan di atas banyak berhubungan dengan bidang yang ditekuni oleh al-Nowaihi.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: MOHAMED AL-NOWAIHI (1917-1980)
Subjects: Al Jamiah Jurnal
Divisions: E-Journal
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 12 Apr 2013 10:48
Last Modified: 12 Apr 2013 10:49
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/322

Actions (login required)

View Item View Item