MODEL PEMBELAJARAN NAHWU DENGAN HOMESCHOOLING (Studi Pada Keluarga Mohammad Fateh, M.Ag)

ISHTHIFAIYYATUS SA'ADAH NIM. 05420005, (2009) MODEL PEMBELAJARAN NAHWU DENGAN HOMESCHOOLING (Studi Pada Keluarga Mohammad Fateh, M.Ag). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRACT Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran nahwu dengan homeschooling pada keluarga Mohammad Fateh, M.Ag sebagai salah satu keluarga homeschooler dan pelaksanaanya serta hasil belajar yang dicapai dalam ranah kognitif dan afektif. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang mengambil latar pada keluarga Mohammad Fateh, M.Ag di Mranggen Demak. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengukuran hasil belajar dalam ranah kognitif dilakukan dengan cara tes dan pengukuran hasil belajar dalam ranah afektif dilakukan dengan cara skala sikap dan observasi. Analisa data dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif yaitu dengan cara memberikan makna terhadap data yang berhasil dikumpulkan dan dari makna itulah kemudian di tarik suatu kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara konseptual model pembelajaran homeschooling dapat dijadikan sebagai model pembelajaran alternatif dalam pembelajaran nahwu. Adapun dalam studi yang dilakukan pada keluarga Mohammad Fateh, M.Ag, model pembelajaran yang diterapkan merupakan gabungan antara model terstruktur dan tak terstruktur. Dalam pelaksanaannya, pembelajaran nahwu disini bertujuan sebagai perangkat dasar untuk mencapai kemahiran membaca (maharah qira'ah). Isi atau materi pelajarannya meliputi huruf jar dan pengenalan tanda-tanda I'rab. Metodenya menggunakan metode al mu'adalah. Alat belajar yang digunakan meliputi; white board, spidol, buku tulis dan buku panduan belajar. Sedangkan sumber belajar di ambil dari buku Amstilati karya Taufiqul Hakim dan dari lingkungan sekitarnya seperti keluarga kakek, keluarga paman dan para santri di pesantren. Evaluasi dilakukan dengan cara praktik langsung penerapan kaidah dalam kehidupan sehari-hari dan memberikan pertanyaan atas materi yang pernah di sampaikan. Dalam kasus keluarga ini model pembelajaran homeschooling terbukti dapat mengembangkan tingkat kognitif dan afektif anak dalam belajar. Adapun kelebihan dari penerapan model pembelajaran ini meliputi; tersedianya frekuensi waktu pembelajaran yang luas, sumber belajar yang tidak terbatas, lebih fokus, dan pendekatan pembelajaran lebih bersifat individual. Sedangkan kekurangannya adalah tidak adanya target pembelajaran dalam waktu tertentu.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Drs. H. Zainal Arifin Ahmad, M.Ag
Uncontrolled Keywords: Metode Pembelajaran, Nahwu, Homeschooling, Mohammad Fateh
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:44
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/3234

Actions (login required)

View Item View Item