Qissah Ibrahim 'alaihi al salam (dirasah tahliliyyah nafsiyyah insaniyyah li Abraham Maslow)

Ahmad Zainal Mustofa, NIM. 13110096 (2018) Qissah Ibrahim 'alaihi al salam (dirasah tahliliyyah nafsiyyah insaniyyah li Abraham Maslow). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga.

[img]
Preview
Text (Qissah Ibrahim 'alaihi al salam (dirasah tahliliyyah nafsiyyah insaniyyah li Abraham Maslow))
13110096_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (11MB) | Preview
[img] Text (Qissah Ibrahim 'alaihi al salam (dirasah tahliliyyah nafsiyyah insaniyyah li Abraham Maslow))
13110096_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (2MB)

Abstract

Skripsi dengan judul Qissoh Ibrahim Alaihissalam (Dirasah Tahliliyah Nafsiyah Insaniyah Li Abraham Maslow) merupakan karya tulis ilmiah yang menggambarkan kepribadian tokoh dengan mengacu kepada psikologi humanistik Abraham Maslow. Adapun objek material dari penelitian ini adalah al-Qur’an sebagai data primer. Kemudian data sekunder bersumber dari buku-buku, tafsir, dan sumber lainnya yang sesuai dengan kebutuhan penelitian. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori psikologi humanistik Abraham Maslow, yaitu salah satu teori psikologi kepribadian yang mengemukakan lima kebutuhan dasar manusia hingga mencapai kebutuhan puncaknya. Teori ini dianggap mampu mendeskripsikan dengan jelas tentang kepribadian seseorang sesuai dengan lima tingkatan kebutuhan manusia menurut teori Maslow. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif analitis suatu metode yang dilakukan dengan cara mengungkap fakta-fakta yang kemudian disusul dengan analisis. Peneliti menggunakan teori tersebut untuk menjawab pertanyaan: Bagaimana kepribadian nabi Ibrahim a.s. menurut teori psikologi humanistik Abraham Maslow? Setelah dilakukan penelitian, peneliti menemukan bahwasannya nabi Ibrahim a.s. memiliki kepribadian yang cerdas, kritis dan jenius serta taat kepada perintah Allah SWT. Kemudian di dalam kisah ini ada lima kebutuhan manusia yang terdapat pada kisah nabi Ibrahim a.s. sebagaimana teori Abraham Maslow. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terpenuhinya kebutuhankebutuhan dasar hingga kebutuhan puncak yaitu Self-Actualization. Pada tokoh Ibrahim terpenuhi lima kebutuhan dasar yaitu kebutuhan fisiologis, kebutuhan rasa aman, kebutuhan kasih sayang, kebutuhan penghargaan dan yang terakhir ialah kebutuhan aktualisasi diri. Kata kunci: Ibrahim, Humanistik, Kebutuhan-kebutuhan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Drs. Mustari, M.Hum.
Uncontrolled Keywords: Ibrahim, Humanistik, Kebutuhan-kebutuhan
Subjects: Kesusastraan Arab
Divisions: Fakultas Adab dan Ilmu Budaya > Bahasa dan Sastra Arab (S1)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 27 Feb 2019 01:00
Last Modified: 27 Feb 2019 01:00
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/32379

Actions (login required)

View Item View Item