Musiqiy shi'r Ibrahim Naji (dirasah tahliliyyah 'arudiyyah qafawiyyah)

Nuriyatus Sa'adah, NIM. 14110077 (2018) Musiqiy shi'r Ibrahim Naji (dirasah tahliliyyah 'arudiyyah qafawiyyah). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga.

[img]
Preview
Text (Musiqiy shi'r Ibrahim Naji (dirasah tahliliyyah 'arudiyyah qafawiyyah))
14110077_BAB-I_IV_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (18MB) | Preview
[img] Text (Musiqiy shi'r Ibrahim Naji (dirasah tahliliyyah 'arudiyyah qafawiyyah))
14110077_BAB-II_sampai_BAB-III.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (3MB)

Abstract

Kategori syair bagi bangsa Arab dibagi menjadi tiga, yaitu Syair Multazim (syair tradisional) yakni syair yang terikat oleh aturan wazan dan Qofiyah, kedua yaitu Syair Mursal (Muthlaq) yakni syair yang hanya terikat dengan satuan irama atau taf’ilah, tetapi tidak terikat oleh aturan wazan dan Qafiyah, yang ketiga yaitu Syair Mantsur (bebas) yakni syair yang sama sekali tidak terikat oleh aturan wazan dan Qafiyah. Ibrahim Naji merupakan salah satu penyair modern yang masih menggunakan aturan wazan dan qafiyah dalam bersyair. Syair-syair karya Ibrahim Naji termasuk syair modern yang masih terikat oleh wazan dan qafiyah yang terkumpul pada sebuah buku Ibrahim Naji. Pada masanya timbul kegelisahan yang mengatakan bahwa penyair modern tidak menggunakan kaidah dan wazan dalam bersyair. Oleh karena itu penelitian ini akan membuktikan bahwa penyair modern masih menggunakan kaidah dan wazan dalm bersyair. Dari uraian tersebut peneliti dapat merumuskan masalah yang pertama, bahr apa saja yang dipakai Ibrahim Naji dalam antologi puisinya, serta perubahan zihaf dan illatnya, yang kedua bagaimana pemilihan Qofiyah yang dipakai oleh Ibrahim Naji. Berdasarkan rumusan masalah tersebut peneliti mengkaji syair Ibrahim Naji dengan pemilihan tema musikalitas syairnya yang dilakukan menggunakan metode deskriptif analisis dengan teori Ilmu Arudl dan Qafiyah sebagai pendekatannya. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa penyair modern dalam menciptakan karya sastra terutama puisi masih menggunakan kaidah wazan dan qafiyah, salah satunya Ibrahim Naji, karena perubahanperubahan yang terjadi pada wazan syairnya dianggap masih lazim bagi para ahli ilmu arudh. Dalam pemilihan Qofiyahya Ibrahim Naji dianggap bisa konsisten karena tidak ditemukan perbedaan baik dari huruf dan harakatnya. Adapun pada syair Ibrahim Naji yang terdiri dari 50 tema dan 1308 bait tidak ditemukannya bait yang dapat merusak keindahan syair-syairnya. Oleh karena itu, berdasarkan beberapa hal tersebut syair-syair Ibrahim Naji yang terkumpul dalam Diwan Ibrahim Naji dapat dikatakan bahwa syair-syairnya indah. MUSIKALISASI PUISI IBRAHIM NAJI (KAJIAN ILMU ARUDH DAN QAFIYAH) NURIYATUS SA'IDAH (14110077) Kata kunci : Ibrahim Naji, Arudh dan Qafiyah

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Dr. Ahmad Patah, M.Ag.
Uncontrolled Keywords: Ibrahim Naji, Arudh dan Qafiyah
Subjects: Kesusastraan Arab > Musik
Divisions: Fakultas Adab dan Ilmu Budaya > Bahasa dan Sastra Arab (S1)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 27 Feb 2019 07:59
Last Modified: 27 Feb 2019 07:59
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/32395

Actions (login required)

View Item View Item