KONTEKSTUALISASI PENAFSIRAN U<LI@ AL-AMR DALAM KEWAJIBAN PENCATATAN PERKAWINAN DI UU. NO. 1, TAHUN 1974 (Aplikasi Pendekatan Kontekstual Abdullah Saeed)

MIFTAHUR RAHMAN, NIM. 14530052 (2018) KONTEKSTUALISASI PENAFSIRAN U<LI@ AL-AMR DALAM KEWAJIBAN PENCATATAN PERKAWINAN DI UU. NO. 1, TAHUN 1974 (Aplikasi Pendekatan Kontekstual Abdullah Saeed). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (KONTEKSTUALISASI PENAFSIRAN U<LI@ AL-AMR DALAM KEWAJIBAN PENCATATAN PERKAWINAN DI UU. NO. 1, TAHUN 1974 (Aplikasi Pendekatan Kontekstual Abdullah Saeed))
14530052_BAB-I_-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img] Text (KONTEKSTUALISASI PENAFSIRAN U<LI@ AL-AMR DALAM KEWAJIBAN PENCATATAN PERKAWINAN DI UU. NO. 1, TAHUN 1974 (Aplikasi Pendekatan Kontekstual Abdullah Saeed))
14530052_BAB-II_sampai_SEBELUM_BAB_TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (6MB)

Abstract

Telah banyak penelitian tentang nikah sirri. Nikah sirri yakni sebuah perkawinan seseorang yang tidak tercatatkan dalam instansi pemerintah. Salah satu indikasi penyebab maraknya praktik nikah sirri yakni karena pemahaman keagamaan. Terdapat sebuah penelitian yang menyebutkan bahwa adanya dualisme pemaknaan terhadap term u>li@ al-amr juga mendorong pembolehan terhadap praktik nikah sirri. Term u>li@ al-amr muncul dua kali dalam Alquran, yakni dalam QS. Al-Nisa>: 59 dan 83. Makna u>li@ al-amr yang selama ini berkembang yakni pemerintah dan ulama. Dewasa ini, kedua makna ini, di satu sisi saling bersebrangan. Bagi orang yang memaknai u>li@ al-amr sebagai pemerintah, maka pencatatan perkawinan menjadi wajib. Sedangkan bagi yang memaknai u>li@ al-amr sebagai ulama, maka pencatatan perkawinan menjadi tidak wajib. Oleh karena itu, di sini diperlukan kajian untuk mencari titik terang terhadap persoalan pemaknaan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kontekstual Abdullah Saeed. Pemilihan pendekatan tersebut disebabkan karena diperlukan kontekstualisasi dari sebuah ayat yang disebabkan konteks yang berbeda. Pendekatan ini terbagi menjadi tiga alur besar. Pertama, memahami makna historis sebuah ayat. Kedua, memahami makna ayat dalam konteks penghubung. Ketiga, melakukan kontekstualisasi dengan mempertimbangkan konteks sosial hari ini. Oleh karena itu, dalam penelitian ini, disajikan makna u>li@ al-amr dalam pandangan penerima pertama dengan menganalisis ayat secara linguistik, konteks sastrawi, teks-teks paralel, konteks makro, dan menemukan hirarki nilai dalam kedua ayat tersebut. Kemudian, disajikan pula bagaimana u>li@ al-amr dipahami dalam konteksnya masing-masing dalam sejarah Islam dengan menganalisis tafsir-tafsir terhadap u>li@ al-amr dari era sahabat hingga era modern-kontemporer. Terakhir, dijelaskan bagaimana relevansi makna kontekstual u>li@ al-amr terhadap pencatatan perkawinan dalam UU. No. 1 Tahun 1974. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa dalam pandangan penerima pertama, secara spesifik makna dari u>li@ al-amr adalah pimpinan perang atau orang yang mempunyai otoritas dalam sebuah laskar. Oleh karena itu, secara luas term u>li@ al-amr bisa dimaknai sebagai orang yang mempunyai otoritas dalam sebuah pemerintahan yang mengatur urusan umat. Begitu juga dalam analisis konteks sastrawi didapati bahwa ayat tersebut mengandung perintah agar penegakan hukum dilakukan dengan sistem yang jelas. Sejumlah tafsir yang bercorak kebahasaan menjelaskan bahwa QS. Al-Nisa>: 59 merupakan perintah kepada masyarakat untuk menaati pemerintah. Oleh karena itu, dalam konteks Indonesia, terdapat keselarasan antara pesan QS. Al-Nisa>: 59 dan 83 dengan memaknai u>li@ al-amr dengan pemerintah. Sehingga pencacatan perkawinan di Indonesia menjadi niscaya demi menjaga eksistensi makna Alquran di era ini.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Ahmad Rafiq, M. Ag, Ph.D.
Uncontrolled Keywords: Nikah sirri, Abdullah Saeed, al-Qur’an
Subjects: Ilmu Alqur’an dan Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Ilmu Alqur’an dan Tafsir (S1)
Depositing User / Editor: Drs. Mochammad Tantowi, M.Si.
Date Deposited: 15 Jan 2019 02:35
Last Modified: 15 Jan 2019 02:35
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/32415

Actions (login required)

View Item View Item