KONSTRUKSI DISABILITAS PADA BUDAYA MASYARAKAT BANJAR

Barkatullah Amin, S.Pd.I., NIM. 1620010061 (2018) KONSTRUKSI DISABILITAS PADA BUDAYA MASYARAKAT BANJAR. Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (KONSTRUKSI DISABILITAS PADA BUDAYA MASYARAKAT BANJAR)
1620010061_BAB-I_V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (7MB) | Preview
[img] Text (KONSTRUKSI DISABILITAS PADA BUDAYA MASYARAKAT BANJAR)
1620010061_BAB-II_III_IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (15MB)

Abstract

Fenomena disabilitas telah menjadi isu menarik yang terus diperbincangkan di berbagai budaya. Studi pada budaya lokal dianggap penting karena dinilai dapat merepresentasikan sebuah kekhasan lokal dari keragaman perspektif tentang bagaimana penyandang disabilitas dikonstruksikan dalam budaya masyarakat. Kurangnya literatur mengenaistudi disabilitas pada masyarakat Banjar Kalimantan Selatan dinilai penting untuk dijadikan sebuah penelitian. Inilah yang melatarbelakangi hadirnya tesis ini. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kemudian mendeskrpsikan tentang konstruksi disabilitas yang ada pada budaya masyarakat Banjar Ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan jenisnya deskriptifkualitatif. Metode utama dalam penelitian ini adalah Etnografi yang berfokus pada konstruksi disabilitas pada budaya masyarakat Banjar. Dalam pemilihan subyek, penulis menggunakan teknik purposive sampling yang berarti proses pemilihan informan dipilih secara sengaja. Untuk melihat fenomena ini penulis menggunakan teori atau model moral, medis dan sosial dalam studi disabilitas. Masyarakat Banjar yang dimaksud dalam penelitian ini dibatasi hanya pada daerah kota Banjarmasin dan Banjarbaru di Kalimantan Selatan. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan dengan beberapa hal, pertama, ada sebuah distingsi dalam masyarakat Banjar yang memberikan nuansa baru dalam studi disabilitas, yang tidak ditemukan dalam literatur lain berkenaan dengan respon budaya terhadap penyandang disabilitas. Kedua, kesenian local yang berbentuk tradisi lisan yang berkaitan dengan disabilitas secara tidak langsung turut mengkonstruksi disabilitas di dalamnya. Ketiga, sebagian masyarakat masih memiliki keyakinan terhadap mitos-mitos yang diyakini dapat menyebabkan terjadinya disabilitas pada diri seseorang. Keempat, Islam sebagai ajaran memberikan narasi-narasi keagamaan yang positif terhadap penyandang disabilitas. Kelima, pencapaian individu seperti faktor tingginya ilmu agama ataupun pendidikan mempengaruhi posisi dan peranan penyandang disablitas dalam masyarakat secara signifikan. Keenam, secara umum, ada keragaman perspektif dalam masyarakat Banjar terhadap fenomena disabilitas, yang mengacu kepada dasar model disabilitas yang variatif, baik yang timbul dengan karakter moral model, medis maupun sosial. Hal tersebut dipengaruhi oleh faktor-faktor penting, seperti latar belakang pendidikan, ekonomi ataupun wawasan yang dimiliki oleh masyarakat.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Pembimbing: Ro’fah, BSW., M.A., Ph.D
Uncontrolled Keywords: Konstruksi, Disabilitas, Budaya dan Masyarakat Banjar
Subjects: DIFABILITAS
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Interdiscilinary Islamic Studies > Psikologi Pendidikan Islam
Depositing User / Editor: Drs. Mochammad Tantowi, M.Si.
Date Deposited: 29 Jan 2019 07:57
Last Modified: 29 Jan 2019 07:57
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/32839

Actions (login required)

View Item View Item