EVALUASI FATWA DEWAN SYARIAH NASIONAL-MAJELIS ULAMA INDONESIA NO. 116/DSN-MUI/IX/2017 TENTANG UANG ELEKTRONIK SYARIAH MENURUT MAQA>S}ID ASY-SYARIAH IMAM ASY-SYATIBI

Dakum, NIM. 1620311041 (2018) EVALUASI FATWA DEWAN SYARIAH NASIONAL-MAJELIS ULAMA INDONESIA NO. 116/DSN-MUI/IX/2017 TENTANG UANG ELEKTRONIK SYARIAH MENURUT MAQA>S}ID ASY-SYARIAH IMAM ASY-SYATIBI. Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (EVALUASI FATWA DEWAN SYARIAH NASIONAL-MAJELIS ULAMA INDONESIA NO. 116/DSN-MUI/IX/2017 TENTANG UANG ELEKTRONIK SYARIAH MENURUT MAQA>S}ID ASY-SYARIAH IMAM ASY-SYATIBI)
1620311041_BAB I_TERAKHIR_DAFTAR PUSTAKA.PDF.pdf - Published Version

Download (9MB) | Preview
[img] Text (EVALUASI FATWA DEWAN SYARIAH NASIONAL-MAJELIS ULAMA INDONESIA NO. 116/DSN-MUI/IX/2017 TENTANG UANG ELEKTRONIK SYARIAH MENURUT MAQA>S}ID ASY-SYARIAH IMAM ASY-SYATIBI)
162031141_BAB II_S.D._SEBELUM_BAB_TERAKHIR.PDF.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (13MB)

Abstract

Uang elektronik menurut Bank Indonesia adalah alat pembayaran yang memenuhi unsur meliputi; (1) diterbitkan atas dasar nilai nominal yang disetor terlebih dahulu oleh pemegang kepada penerbit; (2) nilai uang disimpan secara elektronik dalam suatu media seperti server atau chip; (3) digunakan sebagai alat pembayaran kepada pedagang yang bukan merupakan penerbit uang elektronik tersebut; (4) nilai uang elektronik yang disetor oleh pemegang dan dikelola oleh penerbit bukan merupakan simpanan. Lembaga DSN-MUI telah mengeluarkan Fatwa No. 116/DSN-MUI/IX/2017 tentang Uang Elektronik Syariah pada bulan September 2017. Salah satu isi fatwa tersebut pada bagian ketiga tentang ketentuan akad dan personalia hukum terdapat ketidakjelasan penggunaan dua akad yang dapat digunakan (wadiah dan qard) pada satu transaksi. Selain itu, adanya penambahan beban administrasi yang ditanggung nasabah. Pada bagian lain, terdapat klausul yang menerangkan jaminan keamanan yang sangat memberikan perlindungan bagi pemegang kartu apabila kartu tersebut hilang. Dari permasalahan tersebut, peneliti tertarik melakukan penelitian tentang evaluasi fatwa tersebut menurut pandangan maqa>s}id asy-syariah Imam asy-Sya>tibi. Jenis penelitian ini adalah pustaka (library research). Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif, dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statue approach)/hukum Islam yang bersifat normatif deskriptif. Pendekatan ini dimaksudkan untuk menyelidiki atau mengevaluasi dari adanya ketentuan hukum yang ada, terkait dengan transaksi uang elektronik syariah di Indonesia. Ketentuan hukum tersebut seperti; Fatwa DSN-MUI No. 116/DSN-MUI/IX/2017 tentang Uang Elektronik Syariah, Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/12/PBI2009 yang Diubah dengan Undang-Undang Nomor 16/8/PBI/2014 dan Diubah Lagi dengan Undang-Undang Nomor 18/17/PBI/2016 tentang Uang Elektronik, dan peraturan pemerintah lain. Kesimpulan penelitian ini yakni, masih adanya ketidakjelasan akad antara pemegang kartu dengan penerbit. Ketidakjelasan ini karena adanya dua akad yang dapat digunakan dalam satu transaksi uang elektronik syariah. Kedua akad tersebut adalah akad wadiah dan akad qard. Jika menggunakan akad wadiah saja, maka penjelasan teknisnya sudah cukup dapat dipahami pada fatwa tersebut. Akan tetapi jika semula menggunakan akad wadiah kemudian beralih menjadi akad qard perlu pengkajian kembali yang lebih mendalam. Beralihnya akad wadiah menjadi akad qard jangan sampai mengakibatkan rusaknya akad dan kerugian salah satu pihak. Selain itu, adanya klausul pembebanan biaya administrasi yang dibebankan kepada nasabah, hal ini dapat menambah beban yang harus ditanggung oleh nasabah. Padahal pihak penerbit sendiri dapat menggunakan dana nasabah untuk kepentingan apa pun. Dari sisi keamanan, dapat disimpulkan apabila kartu uang elektronik yang dipegang oleh pemegang kartu hilang, maka jumlah nominal uang yang ada pada penerbit tidak boleh hilang. Ketentuan seperti itu masih dirasa belum sepenuhnya sesuai dengan tujuan hukum Islam (maqa>s}id asy-syariah) menurut Imam asy-Sya>tibi.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Pembimbing: Prof. Dr. H. Syamsul Anwar, M.A
Uncontrolled Keywords: Evaluasi, Fatwa, dan Uang Elektronik Syariah
Subjects: Hukum Islam
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Hukum Islam
Depositing User / Editor: Drs. Mochammad Tantowi, M.Si.
Date Deposited: 30 Jan 2019 04:20
Last Modified: 30 Jan 2019 04:20
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/32859

Actions (login required)

View Item View Item