UJI PATOGENITAS JAMUR Beauveria bassiana TERHADAP HAMA Hypothenemus hampei (BUBUK BUAH KOPI) SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER BELAJAR BIOLOGI DI SMA/MA

MOHAMAD NASIR NIM. 04451074, (2010) UJI PATOGENITAS JAMUR Beauveria bassiana TERHADAP HAMA Hypothenemus hampei (BUBUK BUAH KOPI) SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER BELAJAR BIOLOGI DI SMA/MA. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (UJI PATOGENITAS JAMUR Beauveria bassiana TERHADAP HAMA Hypothenemus hampei (BUBUK BUAH KOPI) SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER BELAJAR BIOLOGI DI SMA/MA)
BAB I, V.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (UJI PATOGENITAS JAMUR Beauveria bassiana TERHADAP HAMA Hypothenemus hampei (BUBUK BUAH KOPI) SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER BELAJAR BIOLOGI DI SMA/MA)
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (386kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah spora terhadap patogenitas jamur Beauveria bassiana terhadap Hypothenamus hampei (Bubuk Buah Kopi) serta untuk mengetahui dapat tidaknya hasil penelitian ini dimanfaatkan sebagai alternatif sumber belajar biologi pokok bahasan intensifikasi pertanian dan dampaknya terhadap lingkungan untuk SMA/MA. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 3 perlakuan dan 3 ulangan yaitu B0 (Kontrol), B1 (5 gram Beauveria bassiana dalam 1 liter air), B2 (10 gram Beauveria bassiana dalam 1 liter air), B3 (15 gram Beauveria bassiana dalam 1 liter air). Parameter yang diamati adalah kecepatan kematian dan persentase kematian (%). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan Anava dan dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan's Multiple Range Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah spora Beauveria bassiana mempengaruhi mortalitas Hypothenamus hampei, meskipun antar masing-masing perlakuan tidak menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan. Kematian Hypothenamus hampei yang paling cepat terdapat pada perlakuan B3, yaitu dalam waktu rata-rata 224 jam telah mencapai kematian 100%. Sedangkan pada perlakuan B1 dan B2, untuk mencapai kematian 100% masing-masing memerlukan waktu rata-rata 264 jam. Dari pengkajian secara teoristis, seleksi, dan modifikasi hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai alternatif sumber belajar biologi di SMA/MA pada pokok bahasan intensifikasi pertanian dan dampaknya terhadap lingkungan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Cth. Pembimbing : Satino, M.Si.
Uncontrolled Keywords: Patogenitas, Beauveria bassiana, Hypothenemus hampei, Sumber Belajar
Subjects: Biologi
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Pendidikan Biologi (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 15 Aug 2012 11:38
Last Modified: 13 Dec 2016 03:29
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/3389

Actions (login required)

View Item View Item