KONSEP IMAMAH MENURUT ALI SYARI'ATI

IMAM IKHYA'UDIN, (2010) KONSEP IMAMAH MENURUT ALI SYARI'ATI. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (KONSEP IMAMAH MENURUT ALI SYARI'ATI )
BAB I,V.pdf - Published Version

Download (513kB) | Preview
[img] Text (KONSEP IMAMAH MENURUT ALI SYARI'ATI )
BAB II,III,IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (332kB)

Abstract

ABSTRAK Syi'ah hadir sebagai suatu kenyataan sejarah yang penting dalam Islam. Syi'ah muncul sejak masa-masa awal Islam lahir yang hingga sekarang menjadi salah satu faham yang masih ada dan terus berkembang. Pada kenyataanya orang orang Syi'ah menganggap Syi'ah sebagai Islam itu sendiri. Syi'ah bukanlah suatu gerakan yang menghancurkan kesatuan Islam, tetapi ia menambah kekayaan bentangan sejarah dan penyebaran pesan Al-Qur'an, meskipun eksklusif, di dalamnya mengandung bentuk-bentuk kesatuan yang mengikat semua aspek Islam. Salah satu tokoh yang cukup berpengaruh dalam pemikiran keagamaan di kalangan Syi'ah adalah Ali Syari'ati. Ia merupakan salah seorang pemikir yang berusaha memahami Islam dari sudut pandang sosiologis, tidak hanya dari sudut pandang normatif. Salah satu hal yang menjadi ciri khas dari doktrin Syi'ah, adalah masalah imamah (kepemimpinan), yang merupakan masalah sensitif dan menjadi perdebatan panjang dalam sejarah. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka (library research) yang berusaha menguraikan pemikiran Ali Syari'ati tentang masalah imamah (kepemimpinan) dengan menggunakan metode penelitian sejarah, yang meliputi beberapa tahap, yaitu heuristik, verifikasi, interpretasi, dan terakhir historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Syari'ati, Islam bukanlah agama yang hanya memperhatikan aspek spiritual dan moral atau hanya sekadar hubungan antara hamba dengan Sang Khaliq (Hablu min Allah), tetapi lebih dari itu, Islam adalah sebuah ideologi emansipasi dan pembebasan. Ia berkeyakinan bahwa Islam sebagai suatu mazhab sosiologi ilmiah harus difungsikan sebagai kekuatan revolusioner unrtuk membebaskan rakyat tertindas, baik secara kultural maupun politik. Imamah adalah kepemimpinan progresif dan revolusioner yang bertentangan dengan rezim-rezim politik lainnya guna membimbing manusia serta membangun masyarakat di atas fondasi yang benar dan kuat, yang bakal mengarahkan menuju kesadaran, pertumbuhan, dan kemandirian dalam mengambil keputusan. imamah merupakan manifestasi dari risalah kepemimpinan dan bimbingan individu dan masyarakat dari apa yang kini ada (das sein) menuju apa yang seharusnya ada (das sollen) semaksimal yang bisa dilakukan, bukan berdasarkan pada keinginan pribadi seorang imam, melainkan atas dasar konsep yang baku yang menjadi kewajiban bagi imam lebih dari individu lainnya. Imam bukanlah supra-manusia tetapi manusia biasa yang memiliki banyak kelebihan di atas manusia lain atau manusia super yang selaras dengan tuntutan manusia akan moral bagi kehidupan individu maupun masyarakat, serta selaras dengan kebutuhan intelektual dan psikologis. Imam adalah suatu hak yang bersifat esensial yang bersumber dari diri imam itu sendiri, dan bukan dari faktor eksternal, semisal pengangkatan atau pemilihan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: Syamsul Arifin, SAg.,MAg.
Uncontrolled Keywords: Syi'ah, imamah (kepemimpinan), pemikiran Ali Syari'ati
Subjects: Sejarah Peradaban / Kebudayaan Islam
Divisions: Fakultas Adab dan Ilmu Budaya > Sejarah Kebudayaan Islam (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 15 Aug 2012 09:59
Last Modified: 21 Dec 2016 06:19
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/3427

Actions (login required)

View Item View Item