HAK PENGELOLAAN HUTAN LINDUNG DI INDONESIA: TINJAUAN HUKUM POSITIF DAN HUKUM ISLAM

Downloads

Downloads per month over past year

LUTSFI SISWANTO - NIM. 04360075, (2010) HAK PENGELOLAAN HUTAN LINDUNG DI INDONESIA: TINJAUAN HUKUM POSITIF DAN HUKUM ISLAM. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img] Text (HAK PENGELOLAAN HUTAN LINDUNG DI INDONESIA: TINJAUAN HUKUM POSITIF DAN HUKUM ISLAM )
BAB I,V.pdf - Published Version

Download (857Kb)
[img] Text (HAK PENGELOLAAN HUTAN LINDUNG DI INDONESIA: TINJAUAN HUKUM POSITIF DAN HUKUM ISLAM )
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (420Kb)

Abstract

ABSTRAK Hutan lindung di Indonesia awalnya sangat luas. Hal ini merupakan salah satu anugerah yang sangat berharga diberikan oleh Allah SWT. Keberadaan hutan lindung yang sangat luas itu kemudian menjadikan nama Indonesia sebagai salah satu paru-paru dunia. Secara umum, hutan lindung mempunyai fungsi sangat penting untuk menjaga matarantai kehidupan di dunia. Di samping itu, kekayaan yang terkandung di dalam hutan lindung Indonesia melimpah ruah, mulai dari beragam aneka tumbuhan, kayu, satwa, puluhan ribu jenis bunga, tanaman obat, bahkan di dalam perut hutan juga terdapat kandungan minyak bumi yang sangat besar, dan tambang batu bara. Keberadaan inilah yang kemudian menarik bagi orang asing dan pemilik modal besar untuk tergiur mengelolanya. Mengingat betapa pentingnya memahami kebijakan terhadap hutan lindung maka dalam tulisan ini akan diulas mengenai pengelolaan hutan lindung di Indonesia dari persepektif hukum Positif dan hukum Islam. Selain itu, penyusun hendak menganalisis pengelolaan hutan lindung tersebut dari perspektif maslahat al-mursalah dan akan diperkuat dengan teori substansi hukum. Adapun dari penelitian ini antara lain, bahwa konsep pengelolaan hutan lindung di Indonesia menurut hukum positif berbeda dengan hukum Islam. Telepas adanya upaya pelemahan status fungsi hutan dengan membuat aturan yang berorientasi pada kepentingan tertentu hal ini tentunya perlu di garis bawahi bahwa aturan-atau perundang-undangan mengenai pengelolaan hutan lindung yang ada saat ini belum sepenuhnya mencerminkan adanya pengamalan dari substansi hukum yang telah dijelaskan dalam UUD 1945 dan UU Kehutanan. Mengenai pengelolaan hutan lindung dalam tinjauan hukum Positif dan hukum Islam sama-sama mempunyai azas hukum yang menyatakan bahwa hak pengelolaanya harus beroreintasikan untuk kepentingan masyarakat banyak. Bukan untuk dinikmati oleh sebagian orang tertentu. Di dalam Islam tidak ditemukan contoh pengelolaan hutan lindung (Hima) secara pribadi tetapi dalam hukum Positif hal tersebut diperbolehkan. Adapun masalah konsep pengelolaan hutan lindung di Indonesia saat ini ini jika ditijau dari perspektif maslahat al-mursalah dirasa kurang memberikan manfaat yang maksimal untuk masyarakat secara umum. Di samping itu juga kurang melindungi agama (hifz ad-din) sebagai hal yang fundamental dalam menjaga hubungan dengan tuhan dan kurang melindungi keturunan (hifz al-nasl) sebagai hal yang penting dalam keselamatan hidup manusia, tumbuhan dan hewan. Sehingga dengan kaidah maslahat al-mursalah pengelolaan hutan lindung perlu ditinjau ulang demi menjaga keselamatan bersama.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : DRS. H. RATNO LUKITO, MA., DCL., NURAINUN MANGUNSONG, SH., M. Hum.
Uncontrolled Keywords: hak pengelolaan hutan lindung, hukum positif, hukum Islam
Subjects: Perbandingan Madzhab
Divisions: Fakultas Syariah > Perbandingan Madzab
Depositing User: Users 1 not found.
Date Deposited: 14 Aug 2012 14:02
Last Modified: 14 Aug 2012 14:04
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/3481

Actions (login required)

View Item View Item