KEMUDHARATAN PERNIKAHAN DINI DI KABUPATEN BANTUL (STUDI PERBANDINGAN KECAMATAN SEWON DAN KECAMATAN KASIHAN DI. YOGYAKARTA)

FIRMANSYAH ADISAPUTRA CANHIR, NIM. 13360065 (2018) KEMUDHARATAN PERNIKAHAN DINI DI KABUPATEN BANTUL (STUDI PERBANDINGAN KECAMATAN SEWON DAN KECAMATAN KASIHAN DI. YOGYAKARTA). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (KEMUDHARATAN PERNIKAHAN DINI DI KABUPATEN BANTUL (STUDI PERBANDINGAN KECAMATAN SEWON DAN KECAMATAN KASIHAN DI. YOGYAKARTA))
13360065_BAB-I_IV-ATAU-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (KEMUDHARATAN PERNIKAHAN DINI DI KABUPATEN BANTUL (STUDI PERBANDINGAN KECAMATAN SEWON DAN KECAMATAN KASIHAN DI. YOGYAKARTA))
13360065_BAB-II_SAMPAI_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (276kB)

Abstract

Pernikahan dini adalah pernikahan sebelum waktunya yang dikaitkan dengan usia pernikahan yang dilaksanakan pada usia di ambang batas atau di bawah usia perkawinan. Pernikahan dini merupakan masalah yang populer di masyarakat dengan berbagai interpretasi. Karena pada prakteknya, masih banyak yang melakukan pernikahan di bawah umur. Kabupaten Bantul merupakan salah satu daerah yang masih banyak melakukan pernikahan dini selain daerah-daerah yang lain, khususnya di kecamatan Sewon dan kecamatan Kasihan. Dengan menggunakan pokok masalah bagaimana praktik pernikahan dini, faktor-faktor yang melatarbelakangi terjadinya pernikahan dini, bagaimana dampaknya dalam rumah tangga dan bagaimana komparasinya pernikahan dini di dua kecamatan ini. Usia menjadi hal pertimbangan yang sangat penting bagi pasangan baik laki-laki maupun perempuan untuk kemaslahatan keluarga dan rumah tangga. Pernikahan pada usia dini dapat menimbulkan dampak secara fisik dan psikis. Mengingat begitu besar tanggung jawab antara laki-laki dan perempuan dalam melakukan pernikahan, perlu ada persiapan yang matang dalam membangun rumah tangga. Untuk menjamin hal tersebut, diperlukan peraturan yang tegas dan sistematis mengenai konsep pernikahan dini. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), yaitu dengan memperoleh data dari wawancara, pengamatan dan pencatatan data pernikahan dini di kabupaten Bantul (kecamatan Sewon dan kecamatan Kasihan). Adapun pendekatan yang digunakan adalah yuridis-empiris yaitu dalam menganalisis permasalahan dilakukan dengan cara memadukan bahan-bahan hukum (yang merupakan data sekunder) dengan data primer yang diperoleh di lapangan, dengan menggunakan teori Maqhosid Syari’ah dan Maslahah Mursalah. Sedangkan sifat penelitian adalah deskriptif-analitik-komparatif, yaitu menjelaskan, menganalisis, serta membandingkan pengaruh pernikahan dini yang ada di kecamatan Sewon dan kecamatan Kasihan. Berdasarkan hasil penelitian, pernikahan dini di dua kecamatan ini disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya faktor ekonomi, pendidikan, dan hamil di luar pernikahan (pergaulan bebas). Pengaruhnya dari pernikahan dini di dua kecamatan ini sama-sama menyebabkan ketidakharmonisan dalam rumah tangga yang berunjuk pada perceraian. Dampak dari pernikahan dini tidak hanya memiliki dampak negatif tetapi juga dampak positif, yakni: menambah ilmu pengetahuan hidup rumah tangga dan menimbulkan rasa tanggung jawab.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Dr. Ali Sodiqin, M.Ag
Uncontrolled Keywords: Pernikahan Dini, Kecamatan Sewon, Kecamatan Kasihan
Subjects: Perbandingan Madzhab
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Perbandingan Madzab (S1)
Depositing User / Editor: H. Zaenal Arifin, S.Sos.I., S.IPI.
Date Deposited: 26 Apr 2019 07:40
Last Modified: 26 Apr 2019 07:40
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/34843

Actions (login required)

View Item View Item