PANDANGAN MAHASISWA UIN FAKULTAS SYARI’AH TERHADAP FATWA MUI NO. 4 TAHUN 2005 TENTANG ABORSI

NURSATIYAH SITUMORANG NIM. 04350039, (2010) PANDANGAN MAHASISWA UIN FAKULTAS SYARI’AH TERHADAP FATWA MUI NO. 4 TAHUN 2005 TENTANG ABORSI. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (PANDANGAN MAHASISWA UIN FAKULTAS SYARI’AH TERHADAP FATWA MUI NO. 4 TAHUN 2005 TENTANG ABORSI )
BAB I,V.pdf - Published Version

Download (495kB) | Preview
[img] Text (PANDANGAN MAHASISWA UIN FAKULTAS SYARI’AH TERHADAP FATWA MUI NO. 4 TAHUN 2005 TENTANG ABORSI )
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (301kB)

Abstract

ABSTRAK MUI lewat fatwanya No.4 Tahun 2005, tentang kebolehan kemungkinan untuk melakukan aborsi dengan berbagai pertimbangan yang berisi, Pertama : Ketentuan Umum Darurat adalah suatu keadaan di mana seseorang apabila tidak melakukan sesuatu yang diharamkan maka ia akan mati atau hampir mati. Hajat adalah suatu keadaan di mana seseorang apabila tidak melakukan sesuatu yang diharamkan maka ia akan mengalami kesulitan. Kedua: Ketentuan Hukum 1. Aborsi haram hukumnya sejak terjadinya implantasi blastosis pada dinding rahim ibu (nidasi). 2. Aborsi dibolehkan karena ada uzur, baik bersifat darurat ataupun hajat. a. Keadaan darurat yang berkaitan dengan kehamilan yang membolehkan melakuakan aborsi adalah : 1). Perempuan hamil menderita sakit fisik berat seperti kanker stadium lanjut, TBC dengan caverna dan penyakit penyakit fisik berat lainnya yang harus ditetapkan oleh Tim Dokter. 2). Dalam keadaan di mana kehamilan mengancam nyawa si ibu. b. Kedaan hajat yang berkaitan dengan kehamilan yang dapat membolehkan aborsi adalah : 1). Janin yang dikandung dideteksi menderita cacat genetik yang kalau lahir kelak sulit disembuhkan 2). Kehamilan akibat perkosaan yang ditetapkan oleh Tim yang berwenang yang di dalamnya terdapat antara lain keluarga korban, dokter, dan ulama. c. Kebolehan sebagaimana dimaksud dalam huruf b harus dilakukan sebelum janin berusia 40 hari. Namun banyak yang belum mengetahui fatwa MUI ini, maka penelitian ini berusaha untuk melacak bagaimana pandangan mahasiswa UIN fakultas syariah terhadap fatwa MUI ini. Pokok masalah penelitian ini yaitu apakah yang menjadi pertimbangan MUI dalam menetapkan hukum bolehnya melakukan aborsi, dan bagaimana pandangan mahasiswa fakultas syariah UIN Sunan Kalijaga terhadap fatwa MUI No.4 tahun 2005 tentang aborsi. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode penelitian kasus dan penelitian lapangan (field research). Populasi dari penelitian ini adalah sebagian dari mahasiswa fakultas syariah dan pengambilan sampel yang digunakan adalah simple Random Sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan kuesioner. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif. Mahasiswa fakultas syariah UIN Sunan Kalijaga berpandangan bahwa fatwa yang dikeluarkan MUI tentang aborsi sesuai dengan ajaran agama Islam, karena Islam juga memberikan dispensasi atau keringanan dalam keadaan daruratdan hajat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : 1. PROF. DR. KHOIRUDDIN NASUTION, MA 2. Hj. FATMA AMILIA, S.Ag, M.Si
Uncontrolled Keywords: Fatwa MUI, Fakultas Syariah
Subjects: Peradilan Islam
Peradilan Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Al-Ahwal Asy-Syakhsiyyah (S1)
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 15 Aug 2012 10:46
Last Modified: 11 Apr 2016 08:45
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/3498

Actions (login required)

View Item View Item