TRADISI OJUNG DALAM TINJAUAN FILSAFAT NILAI (STUDI KASUS DI DESA AENG MERAH BATUPUTIH SUMENEP JAWA TIMUR)

DIKA AFANDI, NIM.14510003 (2018) TRADISI OJUNG DALAM TINJAUAN FILSAFAT NILAI (STUDI KASUS DI DESA AENG MERAH BATUPUTIH SUMENEP JAWA TIMUR). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img] Text (TRADISI OJUNG DALAM TINJAUAN FILSAFAT NILAI (STUDI KASUS DI DESA AENG MERAH BATUPUTIH SUMENEP JAWA TIMUR))
14510003_BAB-I_V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (3MB)
[img]
Preview
Text (TRADISI OJUNG DALAM TINJAUAN FILSAFAT NILAI (STUDI KASUS DI DESA AENG MERAH BATUPUTIH SUMENEP JAWA TIMUR))
14510003_BAB-II_sampai-SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Tradisi Ojung tidaklah hanya sebagai kegiatan saling pecut dan saling menyakiti, tidak hanya sebagai perlombaan dan mengandung unsur kekerasan, namun Tradisi Ojung mengandung nilai-nilai filosofis. Tujuan dari pelaksanaan tradisi ini yaitu sebagai rokatan (permohonan) memohon hujan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Hanya dengan bentuk rokatan ini masyarakat pada waktu itu meyakini bahwa hujan akan segera turun. Peneliti ingin mengkaji lebih dalam mengenai nilai-nilai filosofis yang terdapat dalam Tradisi Ojung dengan menggunakan teori Filsafat Nilai Max Scheler. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu memaparkan gambaran Tradisi Ojung di Desa Aeng Merah serta nilai-nilai yang terkandung di dalam Tradisi Ojung dengan menggunakan Filsafat Nilai Max Scheler. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan lebih mendekatkan kepada observasi dan wawancara sedangkan analisis penelitian ini dengan langkah Kualitatif Deskriptif. Hal yang diperoleh dalam penelitian ini berupa: nilai kesenangan seperti adanya hiburan yang membuat masyarakat terhibur dan juga ada kumpul-kumpul kebersamaan dalam rangka saling menyiapkan pelaksanaan rokatan Ojung. Nilai kehidupan terlihat dari perasaan terpenuhinya harapan masyarakat setelah turun hujan bisa lagi bercocok tanam dan bisa hidup sehat dengan tersedianya air yang cukup untuk minum dan mandi. Nilai spiritual ditunjukkan pada sebuah kepercayaan masyarakat bahwa hanya kepada Tuhan saja mereka memohon hujan yaitu dengan adanya Ojung itu bukan dengan hujan buatan dan bor air. Nilai kesucian terlihat dari bentuk ibadahnya yaitu dengan adanya rokatan Ojung dalam rangka mendekatkan diri kepada Tuhan dan masyarakat merasa terberkati dengan turunnya hujan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Drs. Abdul Basir Solissa, M.Ag,
Uncontrolled Keywords: Filsafat Nilai, Ojung, Desa Aeng Merah
Subjects: Filsafat Islam
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Filsafat Agama (S1)
Depositing User / Editor: Drs. Bambang Heru Nurwoto
Date Deposited: 15 May 2019 09:36
Last Modified: 15 May 2019 09:36
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/35012

Actions (login required)

View Item View Item