PENGARUH PENGUMUMUMAN KENAIKAN HARGA BBM TERHADAP ABNORMAL RETURN DAN VOLUME PERDAGANGAN SAHAM

UTAMI NUR HIKMAH - NIM. 04390063, (2010) PENGARUH PENGUMUMUMAN KENAIKAN HARGA BBM TERHADAP ABNORMAL RETURN DAN VOLUME PERDAGANGAN SAHAM. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (PENGARUH PENGUMUMUMAN KENAIKAN HARGA BBM TERHADAP ABNORMAL RETURN DAN VOLUME PERDAGANGAN SAHAM )
BAB I,V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (PENGARUH PENGUMUMUMAN KENAIKAN HARGA BBM TERHADAP ABNORMAL RETURN DAN VOLUME PERDAGANGAN SAHAM )
BAB II,III,IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (490kB)

Abstract

Lingkungan bisnis di negara berkembang sering mengalami perubahan yang mendadak, hal itu pula yang terjadi di Indonesia. Perekonomian di Indonesia mengalami perubahan yang cukup mencolok ketika terjadi kenaikan harga BBM. Pemerintah mengambil kebijakan untuk menaikkan harga BBM pada Mei 2008, dengan tujuan untuk mengalihkan subsidi BBM kepada masyarakat miskin, sehingga subsidi tidak jatuh ke tangan yang salah. Dengan alasan tersebut karena subsidi ditarik, maka harga BBM melonjak. Kebijakan Pemerintah untuk menaikkan harga BBM juga langsung berpengaruh terhadap pasar modal, kenaikan harga BBM dengan prosentase yang mencapai 28% tersebut cenderung akan berdampak pada tingginya angka inflasi dan tingkat suku bunga. Keadaan tersebut akan memberikan beban yang lebih berat pada biaya produksi perusahaan dan lebih lanjut pada kinerja perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana reaksi pasar terhadap pengumuman kenaikan harga BBM, yang dapat diuji dengan menggunakan studi peristiwa (event study), yaitu study yang digunakan untuk melihat reaksi suatu peristiwa yang informasinya dipublikasikan sebagai suatu pengumuman. Penelitian ini akan meneliti even study mengenai pengaruh kenaikan harga BBM terhadap harga saham di Jakarta Islamic Index dilihat dari tingkat abnormal return dan volume perdagangannya, dengan periode pengamatan 11 hari, yaitu 5 hari sebelum kenaikan harga BBM, 1 hari pada event period dan 5 hari sesudah kenaikan harga BBM. Alasan menggunakan peristiwa 11 hari yaitu, untuk menghindari adanya confounding effect, seperti pengumuman dividen, stock split, right issue dan lain sebagainya. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang masuk di Jakarta Islamic Index selama periode pengamatan, dan alat uji yang digunakan untuk melihat rata-rata dari abnormal return dan volume perdagangan sebelum dan sesudah adalah dengan menggunakan uji paired sample t-test.. Dari hasil pengujian untuk Abnormal Return dan volume perdagangan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata pada Abnormal Return dan TVA sebelum dan sesudah pengumuman, tetapi secara statistik menunjukkan tidak terdapat perbedaan. Berdasarkan nilai probabilitasnya jika 5% maka Ho diterima, dan jika nilai probabilitasnya 5% maka Ho ditolak. Dengan signifikansi dua sisi terlihat bahwa penelitian ini menerima Ho, karena nilai signifikansi untuk Abnormal Return 0,772 dan TVA 0, 085 lebih besar dari taraf signifikansi yang ditolelir yaitu 5%, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan pada rata-rata Abnormal Return dan TVA antara sebelum dan sesudah pengumuman kenaikan harga BBM.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : SUNARSIH, SE, M.Si., JOKO SETYONO, SE. M.Si.
Uncontrolled Keywords: Pengumuman kenaikan harga BBM, Abnormal Return, dan TVA
Subjects: Keuangan Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Keuangan Islam (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 13 Sep 2012 08:50
Last Modified: 25 Aug 2016 07:39
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/3554

Actions (login required)

View Item View Item