PEMBERDAYAAN EKONOMI SEBAGAI MEDIUM PENGORGANISASIAN KOMUNITAS DIFABEL (Studi pada Komunitas Difabel Desa Sidomulyo Kecamatan Bambanglipuro Kabupaten Bantul)

Arum Nur Siamsih, NIM : 15720027 (2019) PEMBERDAYAAN EKONOMI SEBAGAI MEDIUM PENGORGANISASIAN KOMUNITAS DIFABEL (Studi pada Komunitas Difabel Desa Sidomulyo Kecamatan Bambanglipuro Kabupaten Bantul). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (PEMBERDAYAAN EKONOMI SEBAGAI MEDIUM PENGORGANISASIAN KOMUNITAS DIFABEL (Studi pada Komunitas Difabel Desa Sidomulyo Kecamatan Bambanglipuro Kabupaten Bantul))
15720027_Arum Nur Siamsih_BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (PEMBERDAYAAN EKONOMI SEBAGAI MEDIUM PENGORGANISASIAN KOMUNITAS DIFABEL (Studi pada Komunitas Difabel Desa Sidomulyo Kecamatan Bambanglipuro Kabupaten Bantul))
15720027_Arum Nur Siamsih_BAB II_SAMPAI_BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (961kB)

Abstract

Bantul merupakan salah satu daerah dengan jumlah difabel yang tinggi di wilayah Yogyakarta. Adanya musibah gempa bumi pada tahun 2006 mengakibatkan sebagian korbannya menjadi difabel. Dampak terparah gempa bumi terjadi di Kecamatan Pundong dan Bambanglipuro. Di Bambanglipuro jumlah keseluruhan difabel sebanyak 366. Tingginya jumlah difabel tersebut mengakibatkan terbentuknya forum-forum difabel, salah satunya yaitu Komunitas Difabel Bangkit Maju Desa Sidomulyo Kecamatan Bambanglipuro. Dibentuknya komunitas tersebut merupakan salah satu wadah bagi para difabel untuk saling memberikan support antar sesama anggota. Selain itu komunitas tersebut juga melakukan pemberdayaan dalam bidang ekonomi. Pemberdayaan ekonomi dilakukan mengingat kesempatan kerja bagi difabel masih rendah. Penelitian tentang pengorganisasian komunitas difabel melalui pemberdayaan ekonomi dilakukan di Komunitas Difabel Bangkit Maju Desa Sidomulyo. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses pengorganisasian terhadap anggota difabel yang dilakukan dalam komunitas melalui kegiatan pemberdayaan ekonomi. Pengorganisasian komunitas difabel tersebut dilihat berdasarkan teori sosial yaitu gerakan sosial. Teori gerakan sosial yang digunakan untuk menganalisis temuan yaitu political opportunity structural, resource mobilization theory, dan collective action framing. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan penelusuran dokumen terkait tema penelitian. Teknik pengolahan data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengorganisasian anggota komunitas difabel melalui gerakan sosial dilakukan dengan melakukan pemberdayaan ekonomi sebagai medium untuk mengorganisir. Pemberdayaan ekonomi dijadikan sebagai medium untuk mengorganisir komunitas karena difabel merasa bahwa permasalahan masih sering dihadapi, seperti diskriminasi, ketidakadilan, dan kesempatan kerja masih minim untuk difabel. Gerakan sosial yang dilakukan dengan melakukan pemberdayaan tersebut dapat berjalan karena adanya faktor-faktor yang mempengaruhi. Pertama karena terbukanya kesempatan politik bagi komunitas, kedua karena adanya mobilisasi yang dilakukan komunitas, dan ketiga karena adanya pembingkaian aksi/ framing yang dilakukan komunitas

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Hanjarwati, S.Sos., M.A.
Uncontrolled Keywords: Difabel, Pengorganisasian, Pemberdayaan
Subjects: Sosiologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora > Sosiologi (S1)
Depositing User / Editor: Drs. Bambang Heru Nurwoto
Date Deposited: 12 Jul 2019 03:52
Last Modified: 12 Jul 2019 03:52
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/35658

Actions (login required)

View Item View Item