TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PANDANGAN ULAMA PONDOK PESANTREN DI KOTA YOGYAKARTA TENTANG LAFADZ PERCERAIAN VIA SMS

SAEFUL BAHRI - NIM. 04350133, (2010) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PANDANGAN ULAMA PONDOK PESANTREN DI KOTA YOGYAKARTA TENTANG LAFADZ PERCERAIAN VIA SMS. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PANDANGAN ULAMA PONDOK PESANTREN DI KOTA YOGYAKARTA TENTANG LAFADZ PERCERAIAN VIA SMS)
BAB I,V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PANDANGAN ULAMA PONDOK PESANTREN DI KOTA YOGYAKARTA TENTANG LAFADZ PERCERAIAN VIA SMS)
BAB II,III,IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (579kB)

Abstract

Dalam perjalanan bahtera rumah tangga tidak dapat dipungkiri tiap pasangan hidup memiliki problematika dalam menyatukan perbedaan satu sama lain. Maka dari itu, dalam Hukum Islam jika perbedaan tersebut tidak dapat ditemukan solusi yang terbaik bagi keduanya diperbolehkan untuk melakukan perceraian. Namun perlu menjadi catatan perceraian adalah hal yang boleh dilakukan tetapi dibenci oleh Allah SWT. Perkembangan teknologi yang semakin pesat dari masa ke masa, hal ini mempengaruhi perbedaan konsep model perceraian dari masa ke masa pula. Dari model ucapan cerai langsung hingga model bentuk tulisan dari suami. Kebimbangan mulai muncul saat merebak isu model perceraian via sms. Berangkat dari kebimbangan hukum tentang model lafadz perceraian via sms penyusun mulai menelusuri lebih jauh tentang lafadz perceraian lewat tulisan. Sejauh penelusuran yang dilakukan oleh penyusun keduanya memiliki materi subtansial yang berbeda. Berdasar dari alasan tersebut penyusun tertarik untuk mengangkat permasalahan tersebut untuk dijadikan obyek penelitian. Dalam penelitian ini penyusun menggunakan jenis penelitian field research, dengan mengambil sampel pandangan para ulama pondok pesantren yang berada di Kota Yogyakarta, walaupun peristiwa perceraian via sms belum pernah terjadi di Kota Yogyakarta. Namun tidak menutup kemungkinan peristiwa tersebut dapat terjadi di Kota Yogyakarta atau daerah-daerah lainnya. Sedangkan logika berpikir yang digunakan adalah deskriptif-analisis yaitu penelitian yang memberikan uraian nyata tentang pandangan para ulama pondok pesantren di Kota Yogyakarta terhadap perceraian via sms dengan pendekatan normatif. Adapun hasil penelitian ini adalah bahwa para ulama pondok pesantren yang salafiyah dan modern di kota Yogyakarta berbeda pandangan dalam menilai hukum tentang permasalahan perceraian via sms. Mayoritas ulama pondok pesantren di kota Yogyakarta membolehkan lafadz perceraian via sms dengan beberapa verifikasi yang telah ditentukan. Alasan utamanya adalah lafadz perceraian via sms itu sudah memenuhi prinsip-prinsip urgen perceraian via sms seperti, niat, sighat, dan keberadaan yang jauh. Realitas ini pun harus didukung dengan ketidakharmonisan komunikasi keduanya yang sudah tidak mencapai kata mufakat dalam menyelesaikan masalah tersebut. Maka dari itu, jalan yang terbaik bagi keduanya ialah perceraian. Sedangkan minoritas ulama pondok pesantren di kota Yogyakarta tidak membolehkan lafadz perceraian via sms. Alasan utamanya bahwa posisi cerai lewat tulisan itu tidak dapat disamakan dengan cerai dengan lisan. Begitu pula keotentitakannya diragukan, maka cerai melalui sms tidak dibolehkan.Dilihat dari sisi akhlak pun lafadz perceraian via sms tidak ma'ruf dan etis dilakukan dalam memutus hubungan suami isteri. Sedangkan istinbat hukum yang digunakan oleh mayoritas ulama yang membolehkan lafadz perceraian via sms, yaitu Qiyas, karena perceraian via sms dengan perceraian lewat surat memiliki kesamaan beberapa unsur seperti unsur tulisannya. Sebaliknya, minoritas ulama menggunakan Sad as-sari'ah, karena perceraian via sms belum bisa memenuhi prinsip-prinsip urgen perceraian seperti dalam sighat talaknya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Prof. Dr. KHOIRUDDIN NASUTION, MA., Drs. MALIK IBRAHIM, M.Ag.
Uncontrolled Keywords: lafadz perceraian via sms, pandangan Ulama, Pondok Pesantren di Yogyakarta
Subjects: Perdata Islam
Hukum Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Al-Ahwal Asy-Syakhsiyyah (S1)
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 18 Sep 2012 10:43
Last Modified: 12 Apr 2016 04:08
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/3566

Actions (login required)

View Item View Item