STUDI KOMPARASI PEMIKIRAN AL-IMAM ABU HANIFAH DAN AL-IMAM ASY -SYAFI'I TENTANG HUKUM QATL BAGI MURTADDAH

NAIMATUS SAKDIYAH, NIM 00360135 (2005) STUDI KOMPARASI PEMIKIRAN AL-IMAM ABU HANIFAH DAN AL-IMAM ASY -SYAFI'I TENTANG HUKUM QATL BAGI MURTADDAH. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga.

[img]
Preview
Text (STUDI KOMPARASI PEMIKIRAN AL-IMAM ABU HANIFAH DAN AL-IMAM ASY -SYAFI'I TENTANG HUKUM QATL BAGI MURTADDAH)
00360135_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (5MB) | Preview
[img] Text (STUDI KOMPARASI PEMIKIRAN AL-IMAM ABU HANIFAH DAN AL-IMAM ASY -SYAFI'I TENTANG HUKUM QATL BAGI MURTADDAH)
00360135_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (9MB)

Abstract

Riddah dari segi bahasa artinya Ruju' atau kembali, sedangkan menurut istilah konsep riddah adalah perbuatan keluar dari agama Islam kepada agama selain Islam . pelaku riddah di sebut sebagai murtad . Perbuatan riddah sendiri dalam Islam di anggap sebagai tindak pidana sehingga pelakunya dikenai sanksi .hal ini di kuatkan dengan beberapa nass yang menyatakan tentang seseorang yang mcninggalkan agama Islam, namun dal&m al-qur'an sendiri ti~ak ada nass yang mcncrangkan sccara tegas tentang sanksi pidana yang akan di peroleh pelaku .Oieh karenanya terjadi perbedaan pendapat di antara para ulama fiqh dalam menetapkan masalah hukuman bagi pelaku riddah ( Murtad) .Mayoritas Ulama sepakat bahwa pelaku riddah dikenai sanksi bunuh , namun dalam mcnctapkan hukum bagi perempuan pelaku riddah ( murtaddah ) terjadi pcrbedaan di an tara ulama ( Ikhtilif) perbedaan itu ialah tentang di bunuh tidaknya rimrtaddah. Dalam masalah ini penyusun hanya rnembatasi pemikiran kedua tokoh tyang di anggap cukup representatif mewakili dari dua aliran pemikiran dalam usul fiqh.Dimana Abu Hanffah seorang tokoh ulama yang rasionalis dan selalu mempertimbangkati kemaslahatan berpendapat bahwa perempuan pelaku riddah ( murtaddah) tidak dihukum bunuh tetapi di penjara atau di asingkail sampai ia bcrtaubat atau ia mcninggal .Asy-Syiifi'i yang di juluki sebagai Nisir as-Sunah bcrpendapat yang bersebarangan dengan beJiau, menurutnya muriaddah tetap dikcnai sanksi bunuh.yang menyebabkan mereka berbeda pendapat adalah perbedaan pemahaman terhadap suatu hadis sehingga terjadi pertentangan dalil ( Ta 'arud ai-Adillah). Abu Hanffah mengacu pada dalil yang di riwayakan oleh Rabah bin rabi' tentang larangan membunuh perempuan sedang al-Imam asySyafii berpegang pada hadis yang di riwayatkan oleh Ibn Abbas ra tentang perintah membunuh bagi siapapun yang melakukan perbuatan riddah.Bagaimana kah kedua itu beristinbat dan manakah yang lebih unggul dintara keduanya? Untuk mengetahui bagairnana metode istinbat kedua tokoh maka digunakan analisis dengan pendekatan ushul :fih untuk menegetahui pemahaman terhadap sunnah atau hadis dengan mernperhatikan kaidah kebahasan dan maksud pensyari'atan hukum sesuai dengan apa yang difgariskan dalam usul fiqh. Sedangkan utuik menyelesaikan pertentangan dua dalil rnaka solusi yang tepat adalah analisis dengan menggunakan metode tarjih untuk mengetahui tcrlebih dahulu validitas kedua dalil tersebut baik dari segi matan maupun dari segi sanad atau faktor ekstemal yang mengakibatkan kedua dalil saling bertentangan , kemudian menentukan mana yang rajih dan marjuh. Berdasarkan analisis dengan mengunakan metode tarjih diatas maka dapat disimpulkan bahwa pendapat yang digunakan oleh at-Imam asy-Syafi'i rajih sednagkan ynag dikemukakan oleh al-Imam Abu Hanifah mempunyai kekuatan dalil yang marjuh.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: 1. FATMA AMILIA, S.AG., MSI 2. DRS. OCKTOBERRINSYAH, M.AG.
Uncontrolled Keywords: AL-IMAM ABU HANIFAH, AL-IMAM ASY -SYAFI'I, HUKUM QATL, MURTADDAH
Subjects: Hukum Islam > Fiqih > Hukuman Mati
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Perbandingan Madzab (S1)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 17 Jul 2019 06:56
Last Modified: 17 Jul 2019 06:56
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/35773

Actions (login required)

View Item View Item