TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP TES DEOXIRYBO NUCLEAT ACID (DNA) SEBAGAI ALAT BUKTI PENGINGKARAN ANAK

SYAMSUDDIN BAHARTO, NIM: 98353068 (2004) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP TES DEOXIRYBO NUCLEAT ACID (DNA) SEBAGAI ALAT BUKTI PENGINGKARAN ANAK. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga.

[img]
Preview
Text (TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP TES DEOXIRYBO NUCLEAT ACID (DNA) SEBAGAI ALAT BUKTI PENGINGKARAN ANAK)
98353068_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP TES DEOXIRYBO NUCLEAT ACID (DNA) SEBAGAI ALAT BUKTI PENGINGKARAN ANAK)
98353068_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (5MB)

Abstract

Salah satu tujuan yang hendak dicapai oleh agama Islam dengan mensyari'atkan perkawinan, ialah untuk memenuhi kebutuhan biologis dalam upaya menjaga dan melestarikan keturunan dengan jalan berkembang biak. Karen a itu syari' at Islam melarang segala perbuatan yang menyebabkan tidak jelasnya bapak dari seorang anak, seperti akibat dari perbuatan zina, pergaulan bebas laki-laki dan perempuan dan segala perbuatan yang dapat mengarah kepada keadaan tersebut. Dengan demikian, syari'at Islam menjadikan tetap dan jelasnya bapak dari seorang anak yang dilahirkan menjadi hak dari anak itu dan juga menjadi hak bagi bapak, ibu dan seluruh keluarganya. Ia sebagai hak dari anak karena dengan jelasnya keturunan anak itu makin jelas pula siapa yang berkewajiban memberi natkah, pendidikan, dan pemeliharaan anak itu. Demikian pula dengan kejelasan keturunan anak itu, maka si ibu bebas dari tuduhan telah melakukan perbuatan-perbuatan terlarang, dan ia merupakan hak dari bapaknya karena dengan demikian keturunan si bapak tidak terputus. Bahkan, tetap dan jelasnya keturunan seorang anak termasuk salah satu dari prinsip-prinsip umum pembinaan masyarakat Islam. Dari uraian mengenai tinjauan hukum Islam terhadap tes DNA sebagai alat bukti pengingkaran anak di atas, riapat diambil suatu kesimpulan sebagai berikut: 1. Bahwa DNA merupakan suatu unit keturunan atau material genetik yang diturunkan dari generasi ke generasi berikutnya yang terdapat pada semua makhluk hidup dari mikroorganisme sampai organisme tingkat tinggi seperti manusia, hewan, dan tanaman. DNA terdapat di dalam sel dan di dalam inti sel, karena sel terdapat di semua bagian tubuh makhluk hidup dari mulai ujung rambut sampai ujung kaki, maka DNA dapat diekstrak d&ri segala macam organ yang terdapat di dalam tubuh seperti daging, darah, sperma, ginjal, jantung dan lain-lain. 2. Dalam kaitannya dengan penggunaan tes DNA sebagai alat bukti dalam perkara pengingkaran anak, merupakan sesuatu yang bam dalam hukum Islam, dalam hukum acara pidana maupun acara perdata tidak secara tegas memasukkan tes DNA sebagai alat bukti. Namun demikian ada keterkaitan antara tes DNA dengan alat bukti yang tercantum dalam hukum Islam, yaitu dari segi macamnya alat bukti, tes DNA sangat terkait dengan alat bukti qarinah, karena tes DNA merupakan suatu petunjuk ilmiah yang dapat mengidentifikasi masalah keturunan. Selain itu tes DNA pun bisa dikatakan sebagai alat bukti keterangan ahli { al-Khibrah} karena proses identifikasi tersebut melibatkan para ahli dari kedokteran forensik. 3. Dalam perkara pengingkaran anak, tes DNA bisa dijadikan dasar penetapan hukum, karena tes DNA lebih otentik dan akurat untuk dijadikan sebagai alat bukti, karena tes DNA tersebut dilakukan dengan mengambil secara langsung dari bagian organ tubuh manusia. Lain halnya dengan kasus-kasus pidana seperti pembunuhan, pemerkosaan, tes DNA hanya bisa dijadikan sebagai alat bukti pendukung, Karena mungkin saja ada rekayasa dari si pelaku di tempat kejadian perkara dengan memanipulasi barang bukti, karena sampel yang akan diuji tes DNA di ambil dari luar tubuh manusia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: 1. DRS. H. FUAD ZEIN, M.A. 2. DRS. SUPRIATNA, M.Si.
Uncontrolled Keywords: TES DEOXIRYBO NUCLEAT ACID (DNA)
Subjects: TES DEOXIRYBO NUCLEAT ACID (DNA)
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Al-Ahwal Asy-Syakhsiyyah (S1)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 19 Jul 2019 10:24
Last Modified: 19 Jul 2019 10:24
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/35902

Actions (login required)

View Item View Item