FENOMENA PENGOBATAN DENGAN CARA BEKAM DI RUMAH SEHAT ALAMI ISMEC, KARANGBENDO, BANGUNTAPAN, BANTUL (STUDI PEMAHAMAN TERHADAP HADIS TENTANG BEKAM)

YAZID INDRA SUKMA, NIM. 01530726 (2006) FENOMENA PENGOBATAN DENGAN CARA BEKAM DI RUMAH SEHAT ALAMI ISMEC, KARANGBENDO, BANGUNTAPAN, BANTUL (STUDI PEMAHAMAN TERHADAP HADIS TENTANG BEKAM). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (FENOMENA PENGOBATAN DENGAN CARA BEKAM DI RUMAH SEHAT ALAMI ISMEC, KARANGBENDO, BANGUNTAPAN, BANTUL (STUDI PEMAHAMAN TERHADAP HADIS TENTANG BEKAM))
01530726 BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (FENOMENA PENGOBATAN DENGAN CARA BEKAM DI RUMAH SEHAT ALAMI ISMEC, KARANGBENDO, BANGUNTAPAN, BANTUL (STUDI PEMAHAMAN TERHADAP HADIS TENTANG BEKAM))
01530726 BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (7MB)

Abstract

Bekam adalah salah satu dari berbagai macam metode pengobatan yang disarankan oleh Rasulullah saw. Terdapat berbagai macam hadis yang membicarakan tentang bekam, mulai dari perintah berbekam yang banyak diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim, al-Tirmidzi, Ahmad bin Hanbal, an-Nasa'i dan lain sebagainya. Banyaknya hadis yang membicarakan tentang bekam, bukan hanya perintahnya saja, namun juga mencakup titik bekam yang efektif, maupun waktu yang baik dalam berbekam. Bekam menjadi menarik ketika pengobatan yang secara kasat mata ini terkesan kuno, ternyata dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit kronis, seperti kelainan susunan saraf, diabetes bahkan kista. Untuk diabetes misalnya yang mana penderitanya bila terkena luka sulit untuk disembuhkan, sedangkan bekam cara pengobatannya justru dengan mengeluarkan darah. Pengobatan dengan bekam ini sudah dipraktekkan di Rumah Sehat Alami ISMEC, Karengbendo, Banguntapan, Bantul. Pengobatan yang dilakukan pun merujuk pada metode Nabi, begitu juga dengan obat yang diberikan tidak memakai bahan-bahan kimia, tetapi yang alami sebagaimana yang terdapat dalam hadis seperti, habbasussauda ', air zam-zam dan lain sebagainya. Dalam kitab Bukhari Rasulullah bersabda" Sesungguhnya pengobatan yang paling utama yang kalian gunakan ialah bekam': Dengan adanya hadis yang membicarakan bahwa pengobatan yang paling baik adalah bekam dan adanya praktik dimasyarakat yang menggunakan bekam sebagai cara untuk mengobati penyakit yang diderita. Maka penulis merasa tertarik untuk meneliti dan menjadikannya sebagai skripsi bagaimana sesungguhnya hubungan antara fenomena bekam dengan hadis Nabi yang membicarakan tentang bekam. Adapun dalam penelitian ini penulis mcnggunakan pendekatan fenomenologi, mengingat penelitian ini adalah living hadis. Living hadis dalam artian bagaimana masyarakat memaknai hadis tentang bekam. Setelah diadakan wawancara, dapatlah diketahui bahwa memang terdapat hubungan antara fenomena bekam dengan hadis Nabi. Hal ini didasarkan bahwa mayoritas pasien yang berbekam 80% (16 pasien) dari 20 pasien yang penulis wawancarai (penulis mengambil 10% dari masing-masing profesi), mereka berbekam dikarenakan memang mengetahui adanya perintah dalam berbekam, baik melalui ternan, Koran, TV, buku-buku Islami, maupun dari pihak ISMEC scndiri. Setelah diadakan penelitian dengan wawancara dengan pihak para pembekam, maka sesungguhnya apa yang dipraktckkan di ISMEC dalam mengobati pasicnnya sesuai dengan yang diajarkan oleh Rasulullah. Seperti memberitahukan kepada pasicn yang akan berbekam bahwa sebaiknya berbekam pada saat sebelum sarapan karena akan menguatkan hafalan dan menghindari berbekam hari Rabu, kecuali jika benar-benar mendesak dan ini mcmang scsuai dengan hadis Nabi yang membicarakan tentang waktu bekam. Sedangkan dari pasien pada umumnya pasien yang berobat dcngan bekam ini menjadi yakin terhadap pcngobatan ini, hal ini dikarenakan mereka langsung merasakan khasiatnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Drs. Indal Abrar M.Ag,
Uncontrolled Keywords: fenomena pengobatan, cara bekam, rumah sehat alami,
Subjects: Tafsir Hadist
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Tafsir Hadist (S1)
Depositing User / Editor: H. Zaenal Arifin, S.Sos.I., S.IPI.
Date Deposited: 30 Jul 2019 07:32
Last Modified: 30 Jul 2019 07:32
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/36206

Actions (login required)

View Item View Item