BENTUK IDEAL JURUSAN TH (TAFSIR HADIST) FAKULTAS USHULUDDIN IAIN SUNAN KALIJAGA

M. AMIN ABDULLAH , (2008) BENTUK IDEAL JURUSAN TH (TAFSIR HADIST) FAKULTAS USHULUDDIN IAIN SUNAN KALIJAGA. /Jurnal/Al-Jamiah/Al-Jamiah No. 47 Th. 1991/.

[img]
Preview
Text
04. M. AMIN ABDULLAH - BENTUK IDEAL JURUSAN TH (TAFSIR HADIST) FAKULTAS USHULUDDIN IAIN SUNAN KALIJAGA.pdf - Accepted Version

Download (5MB) | Preview
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)
[img] Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)

Abstract

Berpindahnya jurusan Tafsir Hadist (TH) dari fakultas Syariah ke fakultas Ushuluddin memang belum lama, tepatnya baru dua tahun yang lalu. Mahasiswa baru jurusan Tafsir Hadist di fakultas Ushuluddin sekarang sedang duduk pada semester ke lima. Kita menyambut gembira acara Sarasehan Pemantapan Jurusan Tafsir Hadist pada fakultas Ushuluddin IAIN Sunan Kalijaga, lantaran pemindahan jurusan TH dari fakultas Syariah ke fakultas Ushuluddin mengandaikan adanya latar belakang pemikiran tertentu., yang oleh karenanya jika tidak ada juklaknya, kita akan berjalan tanpa arah atau setidaknya kita hanya memindahkan jurusan secara fisik belaka. Untuk menghindari kesan seolah-olah berpindahnya jurusan TH cuma secara fisik tersebut, fakultas Ushuluddin yang sudah terlanjur ditugasi membina jurusan TH perlu waktu yang cukup untuk berbenah diri dengan memperbanyak forum dialog atau sarasehan. Jika dilihat secara garis besar, perjalanan sejarah penulisan Tafsir pada abad pertengahan, agaknya tidak terlalu meleset jika dikatakan bahwa dominasi corak penulisan tafsir al-Quran secara leksiografis (lughawi) tampak lebih menonjol. Tafsir karya Shihab al-Din al-Khaffaji (1659) memusatkan perhatian pada analisa gramatika dan analisa sistaksis atas ayat-ayat al-Quran. Juga karya al-Baydawi (1286), yang hingga sekarang masih dipergunakan di pesantren-pesantren, memusatkan perhatian pda penafsisran al-Quran corak leksiografis seperti itu.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Tafsir Hadist, Ushuluddin
Subjects: Al Jamiah Jurnal
Divisions: E-Journal
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 12 Apr 2013 14:55
Last Modified: 12 Apr 2013 14:56
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/371

Actions (login required)

View Item View Item