MANAJEMEN SIARAN DAKWAH PADA RADIO KOMUNITAS SWADESI FM KABUPATEN BANTUL

ARDIANSYAH - NIM. 04210003, (2010) MANAJEMEN SIARAN DAKWAH PADA RADIO KOMUNITAS SWADESI FM KABUPATEN BANTUL. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (MANAJEMEN SIARAN DAKWAH PADA RADIO KOMUNITAS SWADESI FM KABUPATEN BANTUL)
BAB I, IV, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (450kB) | Preview
[img] Text (MANAJEMEN SIARAN DAKWAH PADA RADIO KOMUNITAS SWADESI FM KABUPATEN BANTUL)
BAB II, III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (101kB)

Abstract

Radio Komunitas merupakan wadah yang relevan untuk mengembangkan syiar Islam dilingkungan masyarakat yang berada dalam kecanggihan dunia teknologi informasi serta kebebasan arus informasi telekomunikasi pada saat ini. Radio Komunitas yang berasal dari aspirasi masyarakat dan dikelola bersama oleh masyarakat menjadikannya sangat dekat dihati masyarakat setempat dan memiliki nilai-nilai kebersamaan dan kepudulian yang tinggi sehingga upaya untuk mencerdaskan masyarakat dapat tercapai. tidak jauh berbeda dengan manajemen pada umumnya. Fungsi-fungsi manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, and Controlling) menjadi standar baku untuk melihat proses manajerial suatu institusi atau organisasi. Dengan metode penelitian deskriptif kualitatif, fungsi-fungsi manajemen dianalisa menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi dan dipadukan triangulasi data agar data yang diperoleh lebih obyektif dan lengkap. Pada Radio Komunitas layaknya Swadesi FM, fungsi-fungsi manajemen diterapkan secara sederhana namun tetap professional dalam mengelola suatu siaran terutama siaran dakwah agar siaran dakwah yang dihasilkan dapat menarik khalayak dan tujuan bersama pun tercapai. Radio Komunitas yang sangat terbatas dari segi sumber daya manusia dan pendanaan mesti dikelola dengan sistem manajemen yang baik. Perencanaan siaran dakwah melalui tahapan yang sangat baik, dari mulai menentukan visi dan misi siaran hingga pada tingkatan narasumber, waktu, lokasi dan isi dari materi yang akan disampaikan. Pengorganisasian pun dikelola sedemikian rupa sehingga kerja dan tanggung jawab pun tidak tumpang tindih. Berbagai komponen seperti alat-alat, naskah, promosi, narasumber dan sebagainya dikelola secara jelas walaupun sumber daya yang menangani hal tersebut adalah orang yang sama pada bidang yang berbeda. Penggerakan sumberdaya yang ada terlibat dalam siaran dilakukan dengan suatu kepemimpinan dan komunikasi yang baik serta memberikan fasilitas yang memadai agar tidak ada gangguan pada proses penyiaran sebelum atau sesudahnya. Pengawasan dan evaluasi dilaksanakan guna melihat hasil dari apa yang dikerjakan dan untuk mencari solusi dan inovasi baru untuk masa yang akan datang. Radio Komunitas Swadesi FM telah menerapkan fungsi-fungsi manajemen yang baik sesuai dengan standar keadaan radio komunitas itu sendiri. Dikarenakan Radio Komunitas Swadesi FM merupakan radio yang hadir dari dorongan pribadi untuk mencerdaskan dan memberdayakan masyarakat setempat, maka radio ini dikelola secara swadaya namun tetap melibatkan masyarakat setempat. Siaran dakwah mesti diprioritaskan pada radio-radio komunitas agar umat tercerdaskan dan dapat membantu mereka dalam pemahaman ajaran agama agar stabilitas sosial masyarakat tercapai.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: Bpk. Musthofa,S.Ag.,M.Si.
Uncontrolled Keywords: Radio Komunitas, informasi telekomunikasi, Manajemen siaran dakwah
Subjects: Komunikasi Islam
Penyiaran Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Komunikasi Penyiaran Islam (S1)
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 14 Aug 2012 13:12
Last Modified: 16 Oct 2015 02:23
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/3715

Actions (login required)

View Item View Item