IKHTILAF DALAM TRADISI NU TENTANG PELAKSANAAN DOA QUNUT ANTARA YANG MENGANGKAT KEDUA TANGAN DAN YANG TIDAK MENGANGKAT KEDUA TANGAN (STUDI KASUS MASJID AL BAHRAWI DAN MASJID UKHUWAH ISLAMIYAH) DANUREJAN, KOTAMADYA YOGYAKARTA

JUNDILLAH, NIM : 14360079 (2019) IKHTILAF DALAM TRADISI NU TENTANG PELAKSANAAN DOA QUNUT ANTARA YANG MENGANGKAT KEDUA TANGAN DAN YANG TIDAK MENGANGKAT KEDUA TANGAN (STUDI KASUS MASJID AL BAHRAWI DAN MASJID UKHUWAH ISLAMIYAH) DANUREJAN, KOTAMADYA YOGYAKARTA. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga.

[img]
Preview
Text (IKHTILAF DALAM TRADISI NU TENTANG PELAKSANAAN DOA QUNUT ANTARA YANG MENGANGKAT KEDUA TANGAN DAN YANG TIDAK MENGANGKAT KEDUA TANGAN (STUDI KASUS MASJID AL BAHRAWI DAN MASJID UKHUWAH ISLAMIYAH) DANUREJAN, KOTAMADYA YOGYAKARTA)
14360079_BAB-1_V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (6MB) | Preview
[img] Text (IKHTILAF DALAM TRADISI NU TENTANG PELAKSANAAN DOA QUNUT ANTARA YANG MENGANGKAT KEDUA TANGAN DAN YANG TIDAK MENGANGKAT KEDUA TANGAN (STUDI KASUS MASJID AL BAHRAWI DAN MASJID UKHUWAH ISLAMIYAH) DANUREJAN, KOTAMADYA YOGYAKARTA)
14360079_BAB-II_IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (3MB)

Abstract

Persoalan qunut merupakan bagian dari persoalan-persoalan fiqh yang telah ada. Perbedaan pendapat mengenai qunut dikarenakan adanya perbedaan dari dalil-dalil (hadits) yang dipakai atau diyakini dalam pandangan berbagai madzhab. Menurut mazhab syafi’i, bila qunut pada shalat subuh tidak dilaksanakan, maka hendaknya melakukan sujud sahwi, termasuk bila menjadi makmum dan imamnya bermadzhab Al-Hanafiyyah yang meyakini tidak ada anjuran melaksanakan qunut pada shalat subuh. Maka secara munfarid, makmum melakukan sujud sahwi. Apabila dikaji ulang terkait perilaku yang berkembang di masyarakat sejak masa sahabat hingga saat ini tidak lepas dari hadits, walaupun pada setiap daerah atau lokasi banyak perbedaan dalam pengamalannya. Hal ini disebabkan adanya pengaruh budaya yang telah diwariskan secara turun temurun ataupun pengaruh kehidupan masyarakat yang terus berkembang. NU merupakan salah satu organisasi yang ada di Indonesia, yang mana ajaran-ajaran serta kegiatan keagamaan yang mudah diterima dikalangan masyarakat, khususnya jamaah masjid Al-Bahrawi dan Masjid Ukhuwah Islamiyah Danurejan, Kotamadya Yogyakarta. Kedua masjid tersebut berorientasi NU dengan adanya kegiatan keagamaan seperti tahlilan, yasinan, qunut pada shalat subuh, dan lainlain. Selain itu juga karena pendiri dan sekaligus pengelola kedua masjid tersebut berpaham NU. Walaupun kedua masjid tersebut sama sama berpaham NU, namun terdapat perbedaan dalam pelaksanaan doa qunut, yang mana pada masjid AlBahrawi pelaksanaan doa qunut dengan tidak mengangkat tangan dan pada masjid Ukhuwah Islamiyah pelaksanaan doa qunutnya dengan mengangkat tangan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yaitu memaparkan dan menggambarkan keadaan serta fenomena yang lebih jelas mengenai situasi yang terjadi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan ushul fiqh yang merujuk pada sebab terjadinya perbedaan pendapat di kalangan ulama yaitu teori adanya perbedaan dalam memahami dan menafsiri teks. Sebagaimana diketahui, teks Al Qur’an dan Hadits tidak disajikan dalam bentuk satu tipe saja melainkan banyak tipe. Teori tersebut dimaksudkan sebagai alat untuk menganalisis hukum melaksanakan doa qunut antara yang mengangkat kedua tangan dan yang tidak mengangkat kedua tangan Hasil penelitian ini menemukan fakta bahwa jamaah masjid Al-Bahrawi dan jamaah masjid Ukhuwah Islamiyyah sama sama berpaham NU, namun ditemukan adanya perbedaan terkait tata cara pelaksanaan doa qunut dalam shalat subuh, pada masjid Al-Bahrawi tidak mengangkat tangan sedangkan pada masjid Ukhuwah Islamiyyah mengangkat tangan. Hal ini dapat dilihat dari bagaimana pemahaman mereka terhadap qunut itu sendiri dan bagaimana pemahaman terhadap dasar hukumnya. Kata kunci : Ikhtilaf NU, Qunut, Jamaah, Masjid Al Bahrawi, Masjid Ukhuwah Islamiyyah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: H. WAWAN GUNAWAN, S.Ag., M.Ag
Uncontrolled Keywords: Kata kunci : Ikhtilaf NU, Qunut, Jamaah, Masjid Al Bahrawi, Masjid Ukhuwah Islamiyyah.
Subjects: Perbandingan Madzhab
Organisasi > ORGANISASI ISLAM
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Perbandingan Madzab (S1)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 03 Feb 2020 09:16
Last Modified: 03 Feb 2020 09:18
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/37821

Actions (login required)

View Item View Item