PESAN MORAL KISAH MARYAM DALAM TAFSIR AL-AZHAR KARYA HAMKA

ISMI WAKHIDATUL HIKMAH, NIM: 15530061 (2019) PESAN MORAL KISAH MARYAM DALAM TAFSIR AL-AZHAR KARYA HAMKA. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga.

[img] Text (PESAN MORAL KISAH MARYAM DALAM TAFSIR AL-AZHAR KARYA HAMKA)
15530061_BAB-I_BAB-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (5MB)
[img]
Preview
Text (PESAN MORAL KISAH MARYAM DALAM TAFSIR AL-AZHAR KARYA HAMKA)
15530061_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version

Download (6MB) | Preview

Abstract

xv ABSTRAK Moral dalam suatu negara sangat penting keberadaannya sebab dengan adanya moral, negara akan menjadi maju dan baik dalam perkembangannya. Jika suatu negara diisi dengan manusia tidak bermoral maka lambat laun negara tersebut akan menghilang, sebaliknya jika suatu negara memiliki penduduk yang baik moralnya, negara tersebut akan membangun peradaban yang tinggi. Dan sangat disayangkan akhir-akhir ini moral di Negara Indonesia sedang mengalami kemrosotan yang tajam dan perempuan menjadi sasaran empuk krisis moral tersebut. Sehingga pentingnya mencari figur perempuan yang baik untuk menjadi teladan bagi perempuan-perempuan di Negara Indonesia sangat diperlukan. Dalam al-Qur'ān terdapat salah satu tokoh perempuan yang memiliki keteladanan yang baik yakni Maryam. Beliau adalah perempuan terpilih dan mulia yang namanya di sebutkan secara eksplisit di dalam al-Qur'ān. Oleh karena itu, pesan moral kisah Maryam penting untuk di kaji. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berbasis library research dengan menggunakan sumber primer berupa kitab tafsir al-Azhar karya Hamka. Kitab ini sangat tepat untuk dijadikan sebagai sumber penelitian. Di mana penafsirannya tersebut dapat di pahami oleh semua kalangan, khususnya di Indonesia. Di samping itu, Hamka adalah salah satu ulama modern abad ke-20 yang memiliki perhatian pada perempuan dalam islam. Terbukti dengan banyaknya karya-karya beliau yang memberikan perhatian terhadap perempuan. Penelitian ini mengunakan metode deskriptif-analitis. Surat di dalam al-Qur'ān yang dijadikan sebagai objek penelitian diantaranya surah Āli-‘Imrān ayat 35-37, surat Maryam ayat 16-26, dan surat al-Tahrīm ayat 12. Hasil penelitian yang penulis lakukan menunjukkan bahwa dalam Tafsir al-Azhar Maryam adalah sosok figur perempuan yang hidupnya patut dipelajari dan di terapkan dalam kehidupan perempuan di masa kini. Hamka menafsirkan surah Āli-‘Imrān ayat 35-37 yang menceritakan tentang kelahiran Maryam ketika Hanna menadzarkan bahwa Maryam akan dijadikan abdi di Baitul Maqdis dan Allah memilihkan pengasuh Nabi Zakaria untuk mengasuhnya maka jika ditarik pada zaman kekinian salah satu penerapan kehidupan yang mirip di masa kini dengan masa hidupnya Maryam adalah pesantren. Pesantren adalah sebuah sistem pendidikan yang memiliki kesamaan cara mendidik di masa Maryam ketika tinggal di Baitul Maqdis di mana para santri diasuh dan dididik oleh Kiyai dan guru-guru pesantren yang pandai dalam bidang agama. Dengan adanya pesantren krisis moral dapat ditekan kerusakannya. Dalam Tafsir al-Azhar pada surat Maryam ayat 16-18 menafsirkan kisah Maryam dan malaikat Jibril yang menunjukkan betapa pentingnya menjaga interaksi antar lawan jenis sehingga dengan menjaga batasan interaksi dapat menjaga kehormatan diri dan menjaga diri dari pergaulan bebas. Dalam Tafsir al-Azhar pada surat Maryam ayat 19-26 ditafsirkan bahwa ketika Maryam mengandung dapat diteladani dari sisi ketabahannya dalam menghadapi ujian yang sangat berat, ia xvi menerima cobaannya dengan tulus ikhlas dan menghadapinya dengan sabar. Dalam tafsir al-Azhar pada surat al-Tahrīm ayat 12 juga di kisahkan bahwa Maryam adalah perempuan yang sangat menjaga kesucian dan kehormatannya walaupun ia telah mengandung tanpa suami. Hal tersebut tidak menjadikan Maryam perempuan yang rusak.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Aida Hidayah, (Al-Hafizah) S.Th.I. M.
Uncontrolled Keywords: Moral, Kisah, Maryam, Tafsir al-Azhar.
Subjects: Akhlak - Etika
Tafsir Al-Qur'an > Tafsir Al Qur'an - Metode
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Ilmu Alqur’an dan Tafsir (S1)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 16 Sep 2020 09:31
Last Modified: 16 Sep 2020 09:31
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/38429

Actions (login required)

View Item View Item