INTEGRASI KURIKULUM 2013 DENGAN KURIKULUM PESANTREN PADA MATA PELAJARAN FIKIH KELAS X DI MADRASAH ALIYAH AL-MAWADDAH PONOROGO

Riska Wahyu Nurcendani, 16410048 (2019) INTEGRASI KURIKULUM 2013 DENGAN KURIKULUM PESANTREN PADA MATA PELAJARAN FIKIH KELAS X DI MADRASAH ALIYAH AL-MAWADDAH PONOROGO. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga.

[img]
Preview
Text (INTEGRASI KURIKULUM 2013 DENGAN KURIKULUM PESANTREN PADA MATA PELAJARAN FIKIH KELAS X DI MADRASAH ALIYAH AL-MAWADDAH PONOROGO)
16410058_BAB-I_IV_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img] Text (INTEGRASI KURIKULUM 2013 DENGAN KURIKULUM PESANTREN PADA MATA PELAJARAN FIKIH KELAS X DI MADRASAH ALIYAH AL-MAWADDAH PONOROGO)
16410048_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK RISKA WAHYU NURCENDANI. Integrasi Kurikulum 2013 dengan Kurikulum Pesantren pada Mata Pelajaran Fikih Kelas X di Madrasah Aliyah Al-Mawaddah Ponorogo. Skripsi. Yogyakarta: Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Pendidikan pesantren yang menerapkan integrasi kurikulum 2013 dengan kurikulum pesantren mampu menghasilkan lulusan yang berprestasi. Prestasi siswa pesantren di bidang akademik meliputi kemampuan siswa dalam bersaing dengan siswa sekolah umum lain yang hanya menggunakan kurikulum 2013. Prestasi lainnya adalah prestasi di bidang sosial kemasyarakatan. Masyarakat beranggapan bahwa siswa pesantren mempunyai pemahaman yang lebih dalam hal ibadah. Dengan demikian, pembelajaran fikih berperan penting dalam pembentukan pemahaman agama siswa. Berdasarkan hal tersebut, pembahasan penelitian ini meliputi penerapan, faktor pendukung, dan faktor penghambat dari integrasi kurikulum 2013 dengan kurikulum pesantren pada mata pelajaran fikih kelas X di Madrasah Aliyah Al-Mawaddah Ponorogo Penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan (field research). Penelitian ini menggunakan 3 metode pengumpulan data, yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Proses analisis data penelitian ini menggunakan analisis data model Miles and Huberman dengan empat tahapan, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, penerapan integrasi kurikulum 2013 dengan kurikulum KMI pada mata pelajaran fikih kelas X Madrasah Aliyah Al-Mawaddah adalah dengan mengatur jam pelajaran selama satu semester menjadi dua sesi pembelajaran, yaitu pembelajaran materi fikih kurikulum KMI dan mengulang materi fikih kurikulum 2013 (kemenag). Kedua, faktor pendukung penerapan integrasi kurikulum 2013 dengan kurikulum pesantren pada mata pelajaran fikih kelas X di Madrasah Aliyah Al-Mawaddah Ponorogo adalah: dukungan dari kebijakan pimpinan pesantren, terdapat kesamaan spesifikasi antara materi mata pelajaran fikih kurikulum 2013 (kemenag) dan kurikulum KMI, dan kebiasaan siswa menggunakan bahasa arab sebagai bahasa pengantar mempermudah pemahaman siswa. Adapun faktor penghambatnya adalah terbatasnya alokasi waktu pembelajaran pada mata pelajaran fikih dan kegiatan pesantren yang padat. Hasil integrasi kurikulum 2013 dengan kurikulum pesantren pada mata pelajaran fikih adalah adalah siswa dapat mempunyai pemahaman yang mendalam dan mampu menyesuaikan perkembangan zaman

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Dwi Ratnasari, M. Ag
Uncontrolled Keywords: Integrasi, Kurikulum 2013, Kurikulum Pesantremn
Subjects: Pendidikan Agama Islam
Pendidikan Islam (Pesantren)
Pendidikan Islam (Pesantren) > Pondok Pesantren
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam (S1)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 18 Sep 2020 13:55
Last Modified: 18 Sep 2020 13:55
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/38498

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum