'PERKARA DISPENSASI NIKAH DI PENGADILAN AGAMA YOGYAKARTA TAHUN 2008

IMROATUL MUFIDAH - NIM. 05350108, (2010) 'PERKARA DISPENSASI NIKAH DI PENGADILAN AGAMA YOGYAKARTA TAHUN 2008. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (PERKARA DISPENSASI NIKAH DI PENGADILAN AGAMA YOGYAKARTA TAHUN 2008)
BAB I,V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (550kB) | Preview
[img] Text (PERKARA DISPENSASI NIKAH DI PENGADILAN AGAMA YOGYAKARTA TAHUN 2008)
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (225kB)

Abstract

Perkawinan merupakan suatu ikatan lahir batin antara seorang pria dan wanita sebagai suami istri dengan tujuan untuk membentuk keluarga / rumah tangga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Demi untuk mewujudkan tujuan luhur perkawinan diperlukan suatu upaya untuk membatasi usia perkawinan. Implementasi atas pernyataan tersebut dinyatakan dalam Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan Pasal 7 ayat (1),yaitu perkawinan hanya diizinkan jika pihak pria sudah mencapai umur 19 tahun dan pihak wanita sudah mencapai umur 16 tahun. Akan tetapi, apabila terdapat penyimpangan dari ketentuan pasal tersebut di atas, maka pada ayat (2) pasal yang sama dapat meminta dispensasi nikah kepada Pengadilan atau Pejabat lain yang telah ditunjuk oleh kedua orang tua pihak pria atau wanita. Berdasar pernyataan tersebut di atas, pokok masalah yang muncul mengenai permasalahan ini adalah jumlah permohonan dispensasi nikah yang masuk di Pengadilan Agama Yogyakarta tahun 2008 didasari oleh berbagai alasan yang disampaikan oleh para pemohon. Selain itu, hakim dalam memberikan penetapan atas perkara tersebut,juga didasari oleh berbagai pertimbangan hukum. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang sifatnya deskriptif analitik dengan menggunakan metode observasi, wawancara dengan hakim dan para pemohon yang telah memperoleh penetapan dispensasi nikah di Pengadilan Agama Yogyakarta tahun 2008 serta metode dokumentasi, yaitu mengumpulkan data yang berkaitan dengan perkara tersebut. Sedangkan pendekatan penelitiannya menggunakan pendekatan penelitian yuridis dan normatif. Berdasarkan metode yang digunakan, maka dapat ditarik suatu kesimpulan, bahwa mayoritas alasan para pemohon mengajukan permohonan dispensasi nikah dikarenakan calon mempelai wanita telah hamil di luar nikah. Selain faktor tersebut, kekhawatiran berbuat zina serta adanya kesanggupan kedua calon mempelai untuk melangsungkan perkawinan juga menjadi alasan yang disampaikan oleh pemohon. Sedangkan pertimbangan hakim dalam menetapkan perkara dispensasi nikah tersebut adalah demi kemaslahatan semua pihak. Hal ini sesuai dengan bunyi kaidah usul al-fiqh dalam teori mas{lah{ah mursalah, yaitu menetapkan ketentuan-ketentuan hukum yang tidak ada sama sekali dalam al-Quran maupun as-Sunnah karena pertimbangan kebaikan dan menolak kerusakan dalam kehidupan masyarakat dan tidak terlepas dari upaya pencegahan terjadinya kemad aratan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : 1. Hj. FATMA AMILIA, S.Ag., M.Si 2. YASIN BAIDI, S.Ag., M.Ag
Uncontrolled Keywords: Perkara nikah, Hukum
Subjects: Peradilan Islam
Peradilan Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Al-Ahwal Asy-Syakhsiyyah (S1)
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 07 Sep 2012 09:16
Last Modified: 08 Apr 2016 07:42
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/3855

Actions (login required)

View Item View Item