RESISTENSI KOMUNITAS SEDULUR SIKEP TERHADAP RENCANA PEMBANGUNAN TAMBANG SEMEN DI PEGUNUNGAN KENDENG, SUKOLILO, PATI, JAWA TENGAH

ADDI MAWAHIBUN IDHOM - NIM. 03521290, (2010) RESISTENSI KOMUNITAS SEDULUR SIKEP TERHADAP RENCANA PEMBANGUNAN TAMBANG SEMEN DI PEGUNUNGAN KENDENG, SUKOLILO, PATI, JAWA TENGAH. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (RESISTENSI KOMUNITAS SEDULUR SIKEP TERHADAP RENCANA PEMBANGUNAN TAMBANG SEMEN DI PEGUNUNGAN KENDENG, SUKOLILO, PATI, JAWA TENGAH)
BAB I,V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (RESISTENSI KOMUNITAS SEDULUR SIKEP TERHADAP RENCANA PEMBANGUNAN TAMBANG SEMEN DI PEGUNUNGAN KENDENG, SUKOLILO, PATI, JAWA TENGAH)
BAB II,III,IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (687kB)

Abstract

Di Indonesia, banyak kelompok minoritas lokal masih menjadi obyek peminggiran dan diskriminasi. Proses peminggiran ini biasa terbentuk oleh sederet praktik marjinalisasi. Ada dua aktor marjinalisasi terhadap komunitas minoritas lokal yang sering muncul. Pertama adalah negara. Kedua, adalah kelompok dominan yang merupakan representasi mayoritas, dan memiliki akses kekuasaan terhadap aparatus negara. Di sisi lain, Indonesia merupakan negara yang sedang mengalami proses liberalisasi ekonomi dan politik. Penerapan berbagai kebijakan ekonomi-politik neoliberal menyebabkan pemilik modal tampil sebagai kekuatan sosial dominan yang memiliki akses kekuasan sangat kuat terhadap aparatus negara. Pada titik ini, komunitas minoritas lokal berpotensi menjadi obyek marjinalisasi untuk pemenuhan kepentingan pemilik modal. Bahkan, di kasus tertentu, pemilik modal mampu mengggalang kerjasama dengan negara dan kelompok mayoritas untuk tujuan memarjinalkan dan mendominasi kelompok minoritas lokal. Penelitian ini mengkaji kasus yang menggambarkan proses pertemuan komunitas minoritas lokal dengan koalisi tiga kekuatan sosial dominan (negara, mayoritas, dan modal). Praktik marjinalisasi lahir karena ada pertentangan kepentingan dalam proses pertemuan itu. Kasus yang dikaji penelitian ini adalah polemik rencana pembangunan tambang semen PT. Semen Gresik di Pegunungan Kendeng, Sukolilo, Pati, Jawa Tengah. Pada kasus tersebut, komunitas Sedulur Sikep (Wong Samin) terlibat dalam pertentangan kepentingan dengan pihak pemerintah daerah Prov. Jawa Tengah dan Kab. Pati, kelompok mayoritas yang mendukung rencana pembangunan tambang semen, dan PT. Semen Gresik. Penelitian ini bertujuan menjawab dua pertanyaan. Pertama, bagaimana proses marjinalisasi terhadap komunitas Sedulur Sikep terjadi di tengah polemik rencana pembangunan tambang semen di Pegunungan Kendeng, Sukolilo, Pati, Jawa Tengah. Kedua, bagaimana komunitas Sedulur Sikep merespon proses marjinalisasi tersebut. Kerangka teoritik dalam penelitian ini berpijak pada kritik multikulturalisme pada pengabaian hak-hak minoritas di masyarakat majemuk dan analisis kritis pada kebijakan ekonomi-politik neoliberal di Indonesia pasca reformasi. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan metode penelitian kualitatif. Analisa data penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pertentangan kepentingan antara komunitas Sedulur Sikep dengan koalisi negara, mayoritas dan modal disebabkan dua hal. Pertama, adanya perbedaan pandangan dunia tentang konsep kesejahteraan. Kedua, adanya mekanisme pembuatan kebijakan pembangunan yang tidak demokratis dan aspiratif. Pertentangan kepentingan ini menjadi momentum lahirnya praktik minoritisasi terhadap Sedulur Sikep, yang tujuannya, untuk memperlemah gerakan penolakan rencana pembangunan tambang semen di Pegunungan Kendeng. Komunitas Sedulur Sikep sendiri merespon praktik minoritisasi terhadap kelompok mereka dengan memainkan siasat resistensi berupa mobilisasi dukungan dari jaringan sosial-politik mereka di kalangan petani Sukolilo dan sekitarnya, organisasi-organisasi tani, pemerhati lingkungan, gerakan sosial, serta NGO.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: Moh. Soehadha, S.Sos. M.Hum,
Uncontrolled Keywords: komunitas minoritas lokal, proses marjinalisasi, komunitas Sedulur Sikep
Subjects: Perbandingan Agama
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Perbandingan Agama (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 08 Sep 2012 19:11
Last Modified: 11 Oct 2016 15:04
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/3887

Actions (login required)

View Item View Item