HADIS-HADIS TENTANG MALU ADALAH SEBAGIAN DARI IMAN (KAJIAN MA'ANI AL-HADIS)

MOH. AFIFI - NIM. 02530976, (2010) HADIS-HADIS TENTANG MALU ADALAH SEBAGIAN DARI IMAN (KAJIAN MA'ANI AL-HADIS). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img] Text ( HADIS-HADIS TENTANG MALU ADALAH SEBAGIAN DARI IMAN (Kajian Ma'ani al-Hadis)
BAB I,V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (961Kb)
[img] Text ( HADIS-HADIS TENTANG MALU ADALAH SEBAGIAN DARI IMAN (Kajian Ma'ani al-Hadis)
BAB II,III,IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (557Kb)

Abstract

Nabi Muhammad dalam suatu riwayat menyebutkan, aku diutus untuk meyempurnakan akhlaq ini menunjukkan bahwa Islam juga mengajarkan pranata sosial, khususnya yang berkaitan dengan etika sosial. Dalam kaitannya dengan persoalan ini, ada suatu riwayat (hadis) yang menceritakan, bahwa Rasulullah saw. Melewati seorang laki-laki yang sedang menasehati saudaranya tentang malu, dia berkata sesungguhnya kamu sungguh pemalu sehingga seakan-akan dia berkata malu telah mencelakakan dirimu maka Rasulullah saw. Bersabda: tinggalkanlah dia, karena sesungguhnya malu itu sebagian dari iman. Malu (al-Haya') adalah sifat atau perasaan yang menimbulkan keengganan melakukan sesuatu yang rendah atau tidak baik. Hadis yang fungsinya sebagai tabayyun al-Qur'an dan juga sebagai sumber hukum juga berbicara tentang malu adalah bagian dari iman. Misalnya hadis riwayat Abu Dawud yang menjelaskan bahwa Iman itu terdiri dari tujuh puluh bagian. Yang paling utama ialah ucapan (pengakuan) tiada tuhan selain Allah dan yang paling rendah ialah menyingkirkan gangguan dari jalanan. dan malu adalah salah satu cabang dari iman. Dalam penelitian ini ada dua hal pokok yang menjadi acuan, pertama: menemukan pemaknaan hadis-hadis tentang malu adalah sebagian dari iman yang jelas sehingga mendekati kebenaran, kedua : menelusuri kontekstualisasi dari pemaknaan hadis-hadis tersebut. Untuk memperoleh pemahaman yang mendekati kebenaran, maka perlu dilakukan analisa berkaitan dengan hadis tersebut. Adapun metode yang digunakan dalam studi terhadap hadis malu adalah sebagian dari iman adalah metode kritik sanad dan pemahaman matan. Langkah yang digunakan pada metode ini meliputi analisa historis, pemaknaan dan kajian kondisi kekinian. Melalui kritik sanad, maka hadis tentang malu adalah sebagian dari iman berkualitas sahih. Khususnya melalui pendekatan matan, diperoleh hasil yang komprehensif sehingga ditemukan makna malu adalah sebagian dari iman. Malu (al-Haya') dalam hadis tersebut adalah sifat atau perasaan yang bisa mencegah seseorang untuk melakukan perbuatan yang jelek maupun merampas hak-hak orang lain. sifat malu akan mengendalikan hawa nafsu seseorang, sehingga dia selalu berbuat baik dimanapun ia berada

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: Prof. Dr. Suryadi, M.Ag
Uncontrolled Keywords: malu, kontekstualisasi pemaknaan hadis
Subjects: Tafsir Hadist
Divisions: Fakultas Ushuludin > Tafsir Hadist
Depositing User: Users 1 not found.
Date Deposited: 29 Aug 2012 12:44
Last Modified: 29 Aug 2012 12:46
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/3908

Actions (login required)

View Item View Item