KISAH MUSA DAN KHIDIR DALAM SURAT Al-KAHFI ( Studi atas Penafsiran Al-Qusyairi dalam kitab Lataif Al-Isyarat )

MOH. TOHA MAHSUN - NIM. 02531081, (2010) KISAH MUSA DAN KHIDIR DALAM SURAT Al-KAHFI ( Studi atas Penafsiran Al-Qusyairi dalam kitab Lataif Al-Isyarat ). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (KISAH MUSA DAN KHIDIR DALAM SURAT Al-KAHFI (Studi atas Penafsiran Al-Qusyairi dalam kitab Lataif Al-Isyarat))
BAB I,V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (KISAH MUSA DAN KHIDIR DALAM SURAT Al-KAHFI (Studi atas Penafsiran Al-Qusyairi dalam kitab Lataif Al-Isyarat))
BAB II,III,IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (285kB)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg
Restricted to Repository staff only

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg
Restricted to Repository staff only

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg
Restricted to Repository staff only

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg
Restricted to Repository staff only

Download (0B)

Abstract

Setiap kisah mengambil bentuk dan waktunya sendiri-sendiri. Bukan saja hal ini menjadi takdir Allah, akan tetapi sekaligus menjadi contoh bagi semua makhluk Allah. Kisah Musa dan Khidir layak untuk kita teladani, sebagai kisah orang shaleh yang menjadi kekasih Allah. Skripsi ini coba mengkaji kitab Lataif al-Isyarat karya al-Qusyairi. Melalui kisah ini, Allah Swt. menginginkan agar kita memperhatikan bahwa ilmu pengetahuan yang diberikan kepada Khid}ir bukanlah ilmu pengetahuan biasa yang dapat diperoleh melalui bacaan atau proses belajar. Tetapi ilmu pengetahuan tersebut secara langsung diperoleh Khid}ir dari Allah Swt. Dengan ini, maka Khidir( dibukakan hijab dan dikuakkan Allah kepadanya) mengetahui yang zahir dan yang batin. Mengetahui apa yang terjadi, dan mengetahui rahasia dibalik peristiwa. Sedangkan Musa menyadari bahwa Khidir itu mengetahui apa yang tidak beliau ketahui. Berangkat dari upaya mengangkat pesan yang ada dalam kisah ini, baik yang bersifat lahir ataupun batin, maka perlu diajukan dua pertanyaan mendasar, yang secara spesifik membidik kisah ini, yaitu: bagaimana penafsiran al-Qusyairi tentang ayat-ayat kisah Musa dan Khidir? dan juga apa keterkaitan makna zahir dan batin kisah Musa dan Khidir menurut penafsiran al-Qusyairi? Untuk mendapatkan hasil penelitian yang baik, maka dibutuhkan adanya sebuah metode. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka ( Library Research ), yang menggunakan sember data primer dan juga sekunder. Penelitian ini bersifat deskriptif analisis, yaitu menuturkan dan menafsirkan data yang berkenaan dengan pokok pembahasan serta menganalisis pendapat al-Qusyairi yang berkaitan dengan kisah Musa dan Khidir dalam surat al-Kahfi. Karena penelitian ini adalah kajian tokoh, maka pengumpulan data dilakukan dengan cara membaca dan menelaah karya yang dihasilkan oleh tokoh tersebut. Sedangkan sumber data bantu adalah kajian-kajian yang membahas tentang tokoh dan pembahasan yag berkenaan hal tersebut. Sumber data primer al-Qusyairi : tafsir Lataif al-Isyarat yang merupakan karya al-Qusyairi sendiri. Dalam analisa ini menggunakan metode Kualitatif Induktif . Metode induktif adalah suatu metode yang dipakai untuk menganalisis data yang bersifat khusus dan memiliki kesimpulan umum. Dalam kesimpulan yang didapat menyatakan bahwa kitab tafsir ini sangat simpel dalam pemaknaanya dan terksesan mengikuti alur tanpa adanya sedikit komentar lebih dalam, sehingga maksud dari al-Qusyairi sendiri kurang begitu terlihat. Dalam kitab ini dapat ditemukan makna-makna yang tersirat ataupun yang tersurat. Pendidikan adalah makna yang paling menonjol, yang diperkuat dengan sabar, niat karena Allah dan juga baik sangka, sebagai elemen yang dapat dijadikan penunjang dalam mendapatkan ilmu. Bahkan lebih jauh, elemen ini jika diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat dapat menjadikan kehidupan bermasyarakat menjadi harmonis.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: Dr. Ahmad Baidowi, M.Si
Uncontrolled Keywords: Tafsir al-Qusyairi, pendidikan, sabar, niat dan baik sangka
Subjects: Tafsir Hadist
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Tafsir Hadist (S1)
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 30 Aug 2012 13:18
Last Modified: 30 Aug 2012 13:23
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/3909

Actions (login required)

View Item View Item