AL-GHAZALI DAN MAHASI SAYADAW (Kajian tentang Konsep Meditasi)

MUHAMMAD TAQIYUDIN - NIM. 02520853, (2010) AL-GHAZALI DAN MAHASI SAYADAW (Kajian tentang Konsep Meditasi). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (AL-GHAZALI DAN MAHASI SAYADAW (Kajian tentang Konsep Meditasi))
BAB I,V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (583kB) | Preview
[img] Text (AL-GHAZALI DAN MAHASI SAYADAW (Kajian tentang Konsep Meditasi))
BAB II,III,IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (292kB)

Abstract

Penelitian ini merupakan studi atas konsep meditasi dari dua tokoh yaitu al-Ghazali dan Mahasi Sayadaw. Penelitian menggunakan pendekatan studi komparatif, membandingkan baik secara kausalitas maupun inter-relasi untuk mengetahui persamaan dan perbedaan antar konsep kedua tokoh tersebut. Data juga akan dianalisa berdasar kerangka teori yang disusun secara eklektif dari berbagai sumber, dengan pengklasifikasian meditasi menurut teknik, isi atau content, dan orientasinya. Studi ini, berjenis library research atau studi pustaka, sehingga karya-karya tulis kedua tokoh tersebut khususnya yang membahas tema meditasi, digunakan sebagai data primer. Sedangkan data sekunder didapat dari buku-buku atau hasil penelitian yang dianggap relevan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan : (1) aspek teknik meditasi keduanya menunjukkan kesamaan yaitu meditasi sufi al-Ghazali dan meditasi buddha theravada Mahesi Sayadaw sama-sama menggunakan tiga teknik yang lazim ada dalam sebuah meditasi meliputi teknik konsentrasi, teknik kontemplasi dan teknik abstraksi. Perbedaan keduanya hanya pada bentuk / kegiatan pelatihanan serta istilah penamaannya saja. Selain itu, perbedaan diantara keduanya terletak pada objek meditasi yang dipilih. Meditasi sufi al-Ghazali cenderung memilih objek yang berkaitan dengan tema keTuhanan dan serangkaian ibadah. Sedangkan objek meditasi buddha theravada dalam konsepsi Mahesi, tidak mengharuskan objek penghormatan keagamaan (seperti, Budha dan 8 sifat-sifatnya) namun objek bisa diambil dari perwujudan-perwujudan eksistensi. Keduanya juga sama dalam memandang objek yaitu dari dua sudut ; materi / lahir amp; mental / batin. Namun begitu, keduanya berbeda dalam hal penentuan alat / instrumen yang digunakan untuk bermeditasi. Meditasi sufi menggunakan hati / kalbu dan meditasi buddha menjadikan pikiran sebagai alat bermeditasi. Dalam hal penentuan bentuk latihan meditasi yang tepat bagi satu siswa dan yang lainnya, keduanya memiliki pandangan sama bahwa diperlukan peran Guru Meditasi. (2) Isi atau content meditasi berbeda. Isi meditasi sufi al-Ghazali terdiri dari taubat, sabar, kefakiran, zuhud, tawakkal dan cinta. Sedangkan isi dari meditasi buddha meliputi tiga corak ksistensi makhluk hidup yaitu anicca, dukkha, dan anatta. Keduanya memiliki pandangan sama dalam hal fungsi isi meditasi yang menentukan berhasil atau tidaknya siswa mencapai tujuan. (3) Orientasi meditasi keduanya berbeda. Meditasi sufi al-Ghazali berorientasi pada penyaksian Tuhan secara langsung dalam kerangka mendapat pengetahuan yang benar dan tanpa keraguan (ma`rifatullah). Sedangkan orientasi meditasi buddha theravada menurut Mahesi Sayadaw adalah didapatnya Pencerahan (nibbana) sebagai pembebasan / pelepasan manusia dari penderitaan-penderitaan abadi yang membelenggunya

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: Drs. H.A. Singgih Basuki, MA
Uncontrolled Keywords: Al-Ghazali, Mahesi Sayadaw, Konsep Meditasi.
Subjects: Perbandingan Agama
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Perbandingan Agama (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 28 Aug 2012 09:31
Last Modified: 02 Nov 2016 02:53
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/3912

Actions (login required)

View Item View Item