KE ARAH ISLAMOLOGI TERAPAN

MOHAMMED ARKOUN, (2008) KE ARAH ISLAMOLOGI TERAPAN. /Jurnal/Al-Jamiah/Al-Jamiah No. 53 Th. 1993/.

[img]
Preview
Text
05. Mohammed Arkoun - KE ARAH ISLAMOLOGI TERAPAN.pdf - Accepted Version

Download (3MB) | Preview
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)
[img] Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)

Abstract

bIslamologi Klasik adalah diskursus mengenai Islam. Kata dan konsep Islamologi-diskursus yang mengarah kepada rasionalitas dalam pengkajian Islam itu-pada kenyataannya adalah ciptaan Barat. Orang-orang muslim, sejauh menyangkut mereka, merasa puas dengan berbicara tentang Islam seperti orang-orang Kristen tentang agama Kristen. Disiplin yang diberi nama seperti ini sebelumnya tidak pernah menjadi obyek refleksi metodologis. Untuk mengenal postulat-postulat, pembagian-pembagian dan horizon-horizonnya perlu diperhatikan karya-karya yang oleh G.H. Bosquet, baru-baru ini , dinamakan Ahli-ahli Islamologi klasik (les classiques lislamologis). Penyelidikan semacam ini belakangan dilakukan oleh J.D.J Waardenburg dalam sebuah karya menarik yang diberi judul penting Islam dans le mirroir de lOccident. Secara sederhana dapat disimpulkan bahwa Islamologi Klasik membatasi perhatiaannya pada pengkajian Islam melalui tulisan-tulisan ulama yang dikehendaki oleh orang-orang beriman. Pada penglihatan pertama pemilihan ini tampak dipaksakan oleh tuntutan keabsahan dan obyektififtas. Hal itu karena ahli Islamologi tahu benar bahwa ia adalah orang luar terhadap kajiannya. Oleh karena itu demi menghindari keputusan (penilaian) semena-mena, dia cukup merasa puas dengan memindahkan ke dalam salah satu bahasa Barat kandungan teks-teks besar Islam. Paling jauh bila kaidah seperti di atas diperhatikan secara cermat--dan hal ini mustahil terjadi pada beberapa penulis--kita lihat bahwa ahli Islamologi bertindak sebagai pemandu yang kaku dalam sebuah museum, sehingga hubungan sesungguhnya yang dihayati oleh orang-orang Muslim sezaman, atau sebaliknya, pemutusan hubungan aktual mereka dengan teks-teks yang dikaji itu tidak pernah sama sekali menjadi obyek penyelidikan sosiologis yang mendalam. Apa yang sesungguhnya menandai Islam yang dilihat terbatas melalui tulisan-tulisan tersebut adalah adanya keistimewaan yang diakui secara implisit terhadap kerjasama yang kuat antara negara, tulisan-tulisan cerdik pandai dan agama resmi.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Islamologi, Terapan
Subjects: Al Jamiah Jurnal
Divisions: E-Journal
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 15 Apr 2013 09:22
Last Modified: 15 Apr 2013 09:23
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/392

Actions (login required)

View Item View Item