NEGARA SEKULER PERSPEKTIF JARINGAN ISLAM LIBERAL DAN HIZBUT TAHRIR INDONESIA

ABDUL BASITH - NIM. 02361693, (2010) NEGARA SEKULER PERSPEKTIF JARINGAN ISLAM LIBERAL DAN HIZBUT TAHRIR INDONESIA. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (NEGARA SEKULER PERSPEKTIF JARINGAN ISLAM LIBERAL DAN HIZBUT TAHRIR INDONESIA)
BAB I,V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (870kB) | Preview
[img] Text (NEGARA SEKULER PERSPEKTIF JARINGAN ISLAM LIBERAL DAN HIZBUT TAHRIR INDONESIA)
BAB II,III,IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (251kB)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg
Restricted to Repository staff only

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg
Restricted to Repository staff only

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg
Restricted to Repository staff only

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg
Restricted to Repository staff only

Download (0B)

Abstract

Negara merupakan proses panjang dari sejarah kemanusiaan, dimana interpretasi dan cakupannya selalu berkembang sesuai perkembangan pola pikir manusia. Fenomena negara sekuler muncul disaat perjalanan sejarah manusia mulai menanyakan kembali kebenaran superioritas tertentu terhadap lainnya.Semangat baru ini menghancurkan tata nilai sosial baru beserta kekuasaan,termasuk di dalamnya keyakinan masyarakat. Sekulerisme secara politik merupakan pergerakan menuju pemisahan antara agama dan pemerintahan. Disatu sisi wacana sekularisme dianggap sebagai ideologi kaum kapitalis yang keluar dari fitrah manusia dan menjauhkan agama dari kehidupan. Sekularisme juga dianggap sebagai ide kufur. Yang berarti melaksanakan sistem ini merupakan melaksanakan sistem kufur. Menyeru sistem ini berarti mempropagandakan sistem kufur. Oleh karena itu tidak boleh mengembangkan atau mengambilnya dengan alasan dan kondisi apapun. Di Indonesia wacana negara sekuler sampai saat ini belum selesai. Ada kesalahpahaman akan arti sekuler atau sekularisme.Jika sekuler diartikan sebagai sistem yang anti agama, atau lebih jauh lagi anti Islam, dengan definisi ini, tak heran jika istilah sekuler ini menjadi hal yang menakutkan. Skripsi ini menggunakan jenis penelitian pustaka (library research), yaitu penelitian yang berdasarkan buku-buku sebagai sumber datanya. Dalam penelitian ini, menggunakan pendekatan sosioligis-historis yang menyelidiki aspek kehidupan sosial masyarakat. Penyusun mendeskripsikan perdebatan dan pemaknaan tentang negara sekuler di tingkatan akademisi dan kelompokkelompok sosial tertentu baik dalam wilayah teori maupun prakteknya. Dalam penelitian ini dapat diketahui bahwa Negara sekuler dalam perspektif Jaringan Islam Liberal dan Hizbut Tahrir Indonesia memiliki persamaan-persamaan dan perbedaan-perbedaan. Walaupun secara historis mereka lahir di dalam tubuh agama Islam sendiri. Kerangka pemikiran keduanya telah tersebar keseluruh penjuru dunia yang berimplikasi pada pemikiranpemikiran generasi muda sekarang ini. Kontroversi pemikiran Negara sekuler yang muncul telah menimbulkan polemik besar yang cukup berkepanjangan di kalangan intelektual Muslim dan para penggagas pembangunan Islam. Akibat polemik tersebut muncul dua kelompok dikotomis dengan sederetan tokoh intelektual pendukungnya. Kelompok pertama, suatu kelompok yang menentang keras sekularisasi yang dianggap identik dengan sekularisme. Kelompok kedua,suatu kelompok yang menolak sekularisme sebagai suatu paham tertutup yang anti agama. Menurut kelompok reformis ini, sekularisasi diartikan sebagai upaya pembebasan masyarakat dari kehidupan magis dan tahayyul dengan melakukan desakralisasi alam. Adapun secara praktek, tidak ada negara yang sekuler dan anti agama. Terminologi quot;negara sekuler quot; mungkin sudah tidak populer di tanah air,karena sudah terlalu banyak kesalahpahaman atasnya. Seharusnya yang menjadi perhatian selanjutnya adalah bagaimana istilah sekuler tersebut disikapi dan dipelajari tanpa menyalahi norma-norma kebudayaan bangsa kita, sehingga terwujudlah apa yang menjadi angan dan cita-cita bersama dalam berbangsa dan bernegara. Kesanalah negara modern bermuara.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Drs. Ocktoberrinsyah, M. Ag Nurainun Mangunsong, SH., M. Hum
Uncontrolled Keywords: islam liberal
Subjects: Perbandingan Madzhab
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Perbandingan Madzab (S1)
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 03 Sep 2012 13:33
Last Modified: 03 Sep 2012 13:35
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/3937

Actions (login required)

View Item View Item