TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK PEMBERIAN UANG ANTARAN DALAM PINANGAN DI DESA SILO BARU KECAMATAN AIR JOMAN KABUPATEN ASAHAN SUMATERA UTARA

AHMAD SAFI'I - NIM. 05350124, (2010) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK PEMBERIAN UANG ANTARAN DALAM PINANGAN DI DESA SILO BARU KECAMATAN AIR JOMAN KABUPATEN ASAHAN SUMATERA UTARA. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK PEMBERIAN UANG ANTARAN DALAM PINANGAN DI DESA SILO BARU KECAMATAN AIR JOMAN KABUPATEN ASAHAN SUMATERA UTARA)
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK PEMBERIAN UANG ANTARAN DALAM PINANGAN DI DESA SILO BARU KECAMATAN AIR JOMAN KABUPATEN ASAHAN SUMATERA UTARA)
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (230kB)

Abstract

Sistem kekerabatan masyarakat Indonesia yang terkenal dengan beragam budaya telah melahirkan adat istiadat atau kebiasaan masyarakat yang berbedabeda. Pemberian Uang antaran dalam upacara adat perkawinan mempunyai tempat yang sangat penting dalam tata kehidupan masyarakat adat, karena tradisi ini sudah melekat dan menjadi kewajiban dalam adat perkawinan orang Melayu. Uang antaran adalah pemberian dari pihak laki-laki kepada pihak keluarga perempuan yang diwujudkan berupa uang di luar mahar. Pemberian ini dimaksudkan agar seorang perempuan yang diberi uang antaran tersebut bersedia menjadi istrinya. Pemberian uang antaran yang bertujuan untuk membantu meringankan biaya pesta pernikahan merupakan adat kebiasaan yang baik dalam masyarakat, bahkan adat istiadat tersebut masih dipertahankan keberadaannya. Akan tetapi, apakah adat uang antaran tersebut sudah relevan dengan apa yang telah ditetapkan dalam al-Qur'an dan as-Sunnah. Adat pemberian uang antaran yang berlaku dalam masyarakat dengan kebiasaan yang berbeda-beda sebagai wahana ritual upacara perkawinan tersebut perlu kajian ulang agar mendapat hukum yang jelas. Jenis penelitian skripsi ini adalah penelitian lapangan (field research) di Desa Silo Baru, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan yang fokusnya membahas praktik pemberian uang antaran di Desa Silo Baru menurut hukum Islam dan faktor-faktor yang melatarbelakangi timbulnya adat pemberian uang antaran. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara dan pengamatan dari masyarakat dan kepustakaan yang merupakan rujukan untuk menganalisis hasil penelitian. Sifat penelitian adalah deskriptif analisis. Penyusun mencoba menggambarkan mengenai sistem yang dipakai dalam menjalankan praktik pemberian uang antaran, kemudian menganalisis dengan kaidah-kaidah hukum Islam. Adapun teori yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah amp;#8216;urf dan praktik adat pemberian uang antaran yang sesuai dengan hukum Islam. Adapun hasil dari praktik pemberian uang antaran yang dilaksanakan oleh masyarakat Desa Silo Baru dapat dikategorikan kepada 2 (dua) macam. Yaitu: Pertama, uang antaran dianggap sebagai hibah dan rasa saling tolong-menolong yang bermaksud membantu meringankan biaya pelaksanaan pesta perkawinan, dimana hal ini sesuai dengan dalil syar'i dan sejalan dengan hukum Islam. Kedua, uang antaran yang bermaksud hanya semata-mata untuk meninggikan gengsi atau prestise, hal ini tidak diperbolehkan dalam hukum Islam, karena merupakan adat kebiasaan yang tidak baik atau amp;#8216;urf fasid yang bertentangan dengan dalil syar'i.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: 1. PROF. DR. H. KHOIRUDDIN NST, MA 2. HJ. FATMA AMILIA, S.Ag, M. Si
Uncontrolled Keywords: Uang antaran, upacara adat perkawinan, adat istiadat, hukum Islam
Subjects: Perdata Islam
Hukum Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Al-Ahwal Asy-Syakhsiyyah (S1)
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 18 Sep 2012 15:24
Last Modified: 06 Apr 2016 08:41
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/3945

Actions (login required)

View Item View Item