KONSEP KELUARGA SAKINAH MENURUT M. QURAISH SHIHAB

SYAMSUL BAHRI - NIM. 04350061, (2010) KONSEP KELUARGA SAKINAH MENURUT M. QURAISH SHIHAB. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img] Text (KONSEP KELUARGA SAKINAH MENURUT M. QURAISH SHIHAB)
I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1831Kb)
[img] Text (KONSEP KELUARGA SAKINAH MENURUT M. QURAISH SHIHAB)
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (298Kb)

Abstract

Pernikahan bagi umat manusia adalah sesuatu yang sangat sakral dan mempunyai tujuan yang sakral pula, dan tidak terlepas dari ketentuan-ketentuan yang ditetapkan syari'at agama. Tujuan utama dari pernikahan adalah untuk membentuk keluarga bahagia yang penuh ketenangan cinta dan rasa kasih sayang. Tapi untuk saat ini Keluarga tidak lagi dilihat sebagai ikatan spiritual yang menjadi medium ibadah kepada Sang Pencipta. Kawin-cerai hanya dilihat sebatas proses formal sebagai kontrak sosial antara dua insan yang berbeda jenis. Perkawinan kehilangan makna sakral dimana Allah menjadi saksi atas ijab-kabul yang terjadi. Ini bertolak belakang dengan adagium yang menyatakan keluarga adalah garda terdepan dalam membangun masa depan bangsa peradaban dunia. Dari rahim keluarga lahir berbagai gagasan perubahan dalam menata tatanan masyarakat yang lebih baik. Tidak ada satu bangsa pun yang maju dalam kondisi sosial keluarga yang kering spiritual, atau bahkan sama sekali sudah tidak lagi mengindahkan makna religiusitas dalam hidupnya. Karena itu, Al-Qur'an memuat ajaran tentang keluarga begitu komprehensif, mulai dari urusan komunikasi antar individu dalam keluarga hingga relasi sosial antar keluarga dalam masyarakat. Maka dari itu penyusun tertarik untuk menghadirkan salah satu pemikir yang membahas berkaitan dengan permasalahan di atas. Dalam pandangan Quraish Shihab sakinah (ketenangan) harus didahului oleh gejolak untuk menunjukkan bahwa ketenangan yang dimaksud adalah ketenangan dinamis. Pasti dalam rumah tangga ada saat ketika gejolak, bahwa kesalah-pahaman dapat terjadi. Namun, ia segera dapat tertanggulangi dan melahirkan sakinah. Sakinah bukan apa yang terlihat dari ketenangan yang lahir yang tercermin dari raut muka karena yang ini bisa muncul akibat keluguan, ketidaktahuan, atau kebodohan. Akan tatapi, sakinah kecerahan raut muka yang disertai kelapangan dada, budi bahasa yang halus yang dilahirkan oleh ketenangan akibat batin menyatunya pemahaman dan kesucian hati, serta bergabungnya kejelasan pandangan dengan tekad yang kuat. Itulah makna sakinah secara umum dan makna-makna tersebut yang diharapkan dapat menghiasi keluarga yang hendak menyandang nama keluarga sakinah. Tetapi bukan berarti setiap perkawinan akan melahirkan sakinah . hal tersebut harus diusahakan karena hati kita berada di tangan Allah, yang berkuasa membolak-balikkan, antara cinta dan benci, suka dan tidak suka. Maka dari itu kita di anjurkan selalu berdoa serta meminta petunjuknya. Penyusun menggunakan penelitian kepustakaan dengan menelusuri data dengan berbagai karya tulis; buku, majalah dan dokumen-dokumen lainya untuk dijadikan data serta menggunakan metode diskripsi-analitik untuk memaparkan pandangan Quraish Shihab tentang keluarga sakinah, yang kemudian diuraikan secara obyektif dan selanjutnya dianalisis untuk mengambil kesimpulan yang selaras dengan pokok masalah, yaitu bagaimana konsep Quraish Shihab tentang keluarga sakinah dan relevansinya dengan Undang-Undang Perkawinan di Indonesia. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa keluarga sakinah adalah keluarga yang tenang, keluarga yang penuh kasih dan sayang yang disertai kelapangan dada, budi bahasa yang halus.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Prof. Dr. KHOIRUDDIN NASUTION, MA 2. Hj. FATMA AMILIA, S. Ag, M.Si.
Uncontrolled Keywords: Pernikahan, keluarga sakinah, Quraish Shihab
Subjects: Perdata Islam
Divisions: Fakultas Syariah > Al-Ahwal Asy-Syakhsiyyah
Depositing User: Users 1 not found.
Date Deposited: 30 Aug 2012 14:35
Last Modified: 30 Aug 2012 14:37
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/4031

Actions (login required)

View Item View Item