TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP JAMINAN DALAM AL-QARD AL-HASAN DI BMT HIRA DESA GABUGAN KEC. TANON KAB. SRAGEN

NINIEK ROCHMAWATI - NIM. 05380055 , (2010) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP JAMINAN DALAM AL-QARD AL-HASAN DI BMT HIRA DESA GABUGAN KEC. TANON KAB. SRAGEN. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP JAMINAN DALAM AL-QARD AL-HASAN DI BMT HIRA DESA GABUGAN KEC. TANON KAB. SRAGEN )
BAB I,V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (485kB) | Preview
[img] Text (TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP JAMINAN DALAM AL-QARD AL-HASAN DI BMT HIRA DESA GABUGAN KEC. TANON KAB. SRAGEN )
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (624kB)

Abstract

Dalam hukum Islam diperintahkan untuk bekerja sekuat tenaga untuk mencari rizki yang halal. Dalam menjalankan usahanya dilarang melakukan transaksi riba dan dianjurkan untuk memanifestasikan sejumlah nilai-nilai kebaikan seperti tolong-menolong. Prinsip tolong-menolong dalam ketaqwaan merupakan salah satu faktor penegak agama karena dengan tolong menolong akan menciptakan rasa saling memiliki di antara umat sehingga akan lebih mengikat persaudaraan. Selain itu secara lahiriah manusia adalah mahluk sosial yang tidak dapat hidup sendirian karena manusia butuh berinteraksi dengan sesamanya. Dengan tolong-menolonglah seorang muslim dapat dikatakan sebagai seorang muslim. Tolong-menolong yang dilakukan tidak hanya dalam lingkup yang kecil seperti antara dua orang tapi juga dalam sebuah perkumpulan yang besar termasuk dalam bisnis yang di dalamnya ada transaksi pembiayaan. Salah satu bentuk aplikasi prinsip tolong menolong adalah dalam akad alqard al-hasan yaitu akad pembiayaan peminjaman dana atas dasar kebijakan antara BMT Hira dengan anggota yang potensial guna membantu permodalan usaha ataupun kebutuhan dana yang sangat penting dan mendesak. Dalam pengelolaannya akad ini pada umumnya dilakukan dengan cara angsuran atau jatuh tempo seperti yang telah disepakati kedua belah pihak. Untuk menghindari penyalahgunaan dalam penyaluran dananya melalui pembiayaan, pihak BMT Hira mempersyaratkan adanya jaminan bagi pihak nasabah yang hendak mengajukan pembiayaan, termasuk pembiayaan al-qard al-hasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan dalam al-qard al-hasan serta jaminan dalam alqard al-hasan yang terjadi di BMT Hira apakah telah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku terutama untuk kemaslahatan masyarakat? Untuk memperoleh jawaban atas permasalahan, penyusun melakukan penelitian lapangan (Field Research) dengan metode pengumpulan data yang diperoleh dengan melakukan penelitian langsung pada BMT dan anggota yang menggunakan akad tersebut. Penelitian ini bersifat deskriptif guna memperoleh data selengkap mungkin dengan menggunakan pendekatan normatif. Hasil penelitian menunjukkan dalam penyaluran al-qard al-hasan tidak bertentangan dengan hukum Islam. terlihat jelas adanya maqasid asy-syari'ah didalamnya, karena terdapat substansi untuk menjaga keberlangsungan hidup khususnya di dunia. dan Dalam penggunaan jaminan dalam al-qard al-hasan ini bertujuan untuk pencapaian maslahah baik dunia maupun akhirat, hal tersebut mengandung substansi dari maqasid asy-syari'ah dalam menjaga harta agar dapat bergulir dan dimanfaatkan dengan sebaik mungkin.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: 1. H. WAWAN GUNAWAN, S.Ag., M.Ag. 2. ABDUL MUGHITS, S.Ag., M.Ag.
Uncontrolled Keywords: akad pembiayaan peminjaman dana, hukum Islam
Subjects: Keuangan Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 04 Sep 2012 22:17
Last Modified: 24 May 2016 09:05
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/4076

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum