PENERAPAN AJARAN PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) DALAM PERILAKU KEAGAMAAN PADA ANGGGOTANYA DI CABANG SLEMAN YOGYAKARTA

BAHRONI ABUSIRI NIM : 02541100, (2010) PENERAPAN AJARAN PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) DALAM PERILAKU KEAGAMAAN PADA ANGGGOTANYA DI CABANG SLEMAN YOGYAKARTA. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (PENERAPAN AJARAN PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) DALAM PERILAKU KEAGAMAAN PADA ANGGGOTANYA DI CABANG SLEMAN YOGYAKARTA )
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (PENERAPAN AJARAN PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) DALAM PERILAKU KEAGAMAAN PADA ANGGGOTANYA DI CABANG SLEMAN YOGYAKARTA )
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (296kB)

Abstract

Judul pelitian ini "Penerapan Ajaran Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Dalam Perilaku Keagamaan Pada Anggotanya Di Cabang Sleman." Dalam hal ini penulis bertujuan yaitu untuk mengetahui bagaimana penerapan ajaran Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dalam perilaku keagamaan anggotanya di Cabang Sleman Yogyakarta. Dalam skripsi penulis menggunakan penelitian kualitatif dengan wilayah penelitian Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Sleman yang ada di kabupaten Sleman Yogyakarta. Sedangkan objek penelitiannya adalah anggota Persaudaaraan Setia Hati Terate (PSHT) . Adapun tekhnik penelitian yang peneliti pakai adalah tekhik pengumpulan data: Observasi, Interview atau Wawancara, Dokumentasi. Sedangkan Metode analisis Data, penulis menggunakan metode induktif dan deduktif. Hasil dari penelitian penulis, mendapatkan beragam pengetahuan baru tentang penerapan ajaran Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Ternyata jika seorang anggota PSHT memahami ajaran PSHT secara mendalam akan berpengaruh dalam perilaku keagamaannya. Karena ajaran inti ajaran PSHT adalah secara vertikal, sebagai manusia yang diciptakan oleh Tuhan maka selaku hambanya harus menjalankan setiap apa yang menjadi perintahnya dan menjauhkan apa yang menjadi laranganNYA dengan konsisten dan konsekuen Secara horisontal, ia wajib mengamalkan ajaran Tuhan dan agama dalam kehidupan pribadi dan kehidupan masyarakat maupun kehidupan di alam semesta. Menurut Mas Sakti Tamat. Ajaran Setia Hati adalah ajaran yang membina karakter seseorang. Ada tahapan: Pertama, Menumbuhkan sifat Satria, berani, tanggon, trengginas dan selalu ingin membantu sesama. Pada tahapan ini pembinaan dikonsentrasikan kepada Ragaatau Fisik, melalui jurus dan beladiri yang lain. Kedua: Menumbuhkan sifat Satrio-Pinandito, yaitu memiliki jiwa kepemimpinan dan selalu ingin Memayu Hayuning Bawono. Pada tahapan ini maka pembinaannya di konsentrasikan pada akal. Ketiga: Menumbuhkan sifat ketaqwaan yang mutlak kepada Allah. Pada tahap ini, maka pembinaan dikonsentrasikan kepada qolbu. Namun sebaliknya , jika tidak memahami ajaran PSHT akan tidak berpengaruh dalam perilaku keagamaannya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Nurussa'adah, S.Psi, M.Si, Psi
Uncontrolled Keywords: Perilaku Keagamaan
Subjects: Sosiologi Agama
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Sosiologi Agama (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 03 Sep 2012 17:25
Last Modified: 03 Nov 2016 11:22
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/4094

Actions (login required)

View Item View Item