PENDIDIKAN ETIKA LINGKUNGAN HIDUP ORIENTASI KE ARAH PENDIDIKAN YANG HOLISTIK

RADJASA MUTASIM , (2008) PENDIDIKAN ETIKA LINGKUNGAN HIDUP ORIENTASI KE ARAH PENDIDIKAN YANG HOLISTIK. /Jurnal/Al-Jamiah/Al-Jamiah No. 54 Th. 1994/.

[img]
Preview
Text
04. Radjasa Mu'tasim- PENDIDIKAN ETIKA LINGKUNGAN HIDUP ; Orientasi ke arah Pendidikan yang Holistik.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)
[img] Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)

Abstract

b Dalam KTT Bumi di Rio De Jenairo pada Juni 1992, dihasilkan beberapa kesepakatan penting yang salah satu diantaranya , yang relevan dengan makalah ini adalah sebuah kerangka kerja yang diperuntukkan bagi mkasyarakat internasional, disebut dengan AGENDA 21. Rencana kerja ini bertujuan untuk mencapai pembangunan berkelanjutan pada abad mendatang. Salah satu program dari AGENDA 21 yang sangat penting untuk diperhatikan adalah program pendidikan lingkungan hidup, yang di dalamnya tercakup tiga hal penting (Bab 36 AGENDA 21) yakni: (a). Mereorientasi pendidikan ke arah pembangunan berkelanjutan, (b). Meningkatkan kesadaran masyarakat akan perlunya menjaga kelestarian lingkungan hidup, dan (c). Meningkatkan latihan. Program-program ini sesungguhnya merupakan tindak lanjut dari deklarasi dan rekomendasi Konferensi Tbilisi yang diselenggarakan UNESCO dan UNEP pada tahun 1977 yang lalu, yang menegaskan perlunya memperhatikan dunia pendidikan dalam upaya menyelamatkan lingkungan hidup. Program ini mereorientasi pendidikan sebagaimana diagendakan untuk masyarakat internasional oleh KTT Bumi tersebut, sesungguhnya mengisyaratkan adanya ketidakberesan dunia pendidikan yang bersifat global. Yang pada gilirannya telah mengakibatkan dunia pendidikan tidak bisa lagi diharapkan kontribusinya dalam upaya-upaya penyelamatan lingkungan hidup. Bahkan sebaliknya, pendidikan telah menggelinding sedemikian rupa sehingga memiliki andil yang cukup besar terhadap kerusakan-kerusakan yang terjadi di muka bumi. mengapa? karena pendidikan dengan orientasinya yang dipegangi selama ini, justru menghasilkan kulaitas manusia yang bersikap eksploratif pada alam dan seisinya dan sedikit menghasilkan kualitas manusia yang memilki tanggung jawab dan bersikap etis terhadap lingkungan hidupnya.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Pendidikan, tika, Lingkungan Hidup, Hoistik
Subjects: Al Jamiah Jurnal
Divisions: E-Journal
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 15 Apr 2013 09:43
Last Modified: 15 Apr 2013 09:43
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/411

Actions (login required)

View Item View Item