PERBANDINGAN EFEKTIFITAS METODE CTAB-POREBSKI DAN METODE CTAB-TANAKA DALAM ISOLASI DNA DAUN MELINJO (Gnetum gnemon L.)

ROYAN ARIEF ABDUL LUKMAN - NIM. 05640017 , (2010) PERBANDINGAN EFEKTIFITAS METODE CTAB-POREBSKI DAN METODE CTAB-TANAKA DALAM ISOLASI DNA DAUN MELINJO (Gnetum gnemon L.). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (PERBANDINGAN EFEKTIFITAS METODE CTAB-POREBSKI DAN METODE CTAB-TANAKA DALAM ISOLASI DNA DAUN MELINJO (Gnetum gnemon L.))
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (PERBANDINGAN EFEKTIFITAS METODE CTAB-POREBSKI DAN METODE CTAB-TANAKA DALAM ISOLASI DNA DAUN MELINJO (Gnetum gnemon L.))
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (198kB)

Abstract

Banyaknya manfaat kesehatan yang dapat diperoleh dari tumbuhan melinjo (Gnetum gnemon L.) dan masih sedikitnya penelitian molekuler tentang tumbuhan ini menjadi alasan perlu dilakukannya penelitian lebih lanjut mengenai teknik isolasi DNA daun melinjo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas metode isolasi DNA dari daun melinjo dengan membandingkan antara metode CTAB-Porebski dengan metode CTAB-Tanaka. Parameter yang digunakan adalah nilai kemurnian dan kualitas DNA hasil isolasi yang diperoleh dari analisis spektrofotometri dan analisis elektroforesis. Sampel daun melinjo yang digunakan adalah daun muda dan daun tua. Untuk masing-masing sifat daun dilakukan dua kali pengulangan pada setiap metode. Konsentrasi DNA dan kemurniannya diukur dengan metode spektrofotometri, sedangkan untuk visualisasi DNA hasil isolasi menggunakan metode elektroforesis dengan agarose 0,4%. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menjelaskan data berdasar pada landasan teori dan studi literatur dari berbagai referensi dan jurnal ilmiah. Hasil penelitian secara umum menunjukkan bahwa metode CTAB-Tanaka memberikan hasil isolasi DNA lebih baik pada parameter kemurnian DNA maupun kualitas DNA. Nilai kemurnian DNA yang diperoleh pada metode CTAB-Tanaka berkisar antara 1,7-2,0 sementara pada metode CTAB-Porebski berkisar antara 1,6-1,8. Gambaran elektroforesis DNA genom hasil isolasi dengan metode CTAB-Tanaka terlihat lebih jelas, walaupun masih terdapat smear, dibandingkan hasil isolasi dengan metode CTAB-Porebski. Baik hasil pengamatan konsentrasi, kemurnian maupun gambaran elektroforesis yang dihasilkan menunjukkan bahwa metode CTAB-Tanaka lebih efektif dari pada metode CTAB-Porebski.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: 1. Arifah Khusnuryani, M.Si 2. Jumailatus Solihah, S.Si
Uncontrolled Keywords: Isolasi DNA, metode CTAB-Porebski, metode CTAB-Tanaka, kemurnian DNA, kualitas DNA, spektrofotometri, elektroforesis, melinjo (Gnetum gnemon L.).
Subjects: Biologi
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Biologi (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 04 Sep 2012 08:37
Last Modified: 09 Dec 2016 03:58
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/4270

Actions (login required)

View Item View Item