NIKAH SIRRI DALAM KONSTELASI HUKUM KELUARGA DI INDONESIA (STUDI KASUS PERKAWINAN SYEKH PUJIYONO CAHYO WIDIANTO DENGAN LUTFIANA ULFA)

BRAHMANA MAHAREDIKA NIM 05350072, (2010) NIKAH SIRRI DALAM KONSTELASI HUKUM KELUARGA DI INDONESIA (STUDI KASUS PERKAWINAN SYEKH PUJIYONO CAHYO WIDIANTO DENGAN LUTFIANA ULFA). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (NIKAH SIRRI DALAM KONSTELASI HUKUM KELUARGA DI INDONESIA (STUDI KASUS PERKAWINAN SYEKH PUJIYONO CAHYO WIDIANTO DENGAN LUTFIANA ULFA) )
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (797kB) | Preview
[img] Text (NIKAH SIRRI DALAM KONSTELASI HUKUM KELUARGA DI INDONESIA (STUDI KASUS PERKAWINAN SYEKH PUJIYONO CAHYO WIDIANTO DENGAN LUTFIANA ULFA) )
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (248kB)

Abstract

Perdebatan tentang bisa atau tidaknya seorang pelaku nikah sirri dapat di hukum oleh hukum perkawinan di Indonesia, seperti yang dilakukan oleh Syekh Pujiyono Cahyo Widianto dengan Lutfiana Ulfa sebagai contoh riil yang terekspose secara nasional, sebenarnya tidak hanya menjadi perdebatan di kalangan masyarakat awam pada umumnya, hal ini juga menjadi perbincangan baik dalam diskusi resmi seperti dalam diskusi kelas maupun non resmi di kalangan mahasiswa al-Ahwal asy-Syakhsiyyah pada khususnya. Paradigma sebagian masyarakat Indonesia yang mengangap syarat dan rukun nikah secara agama sudah cukup sah dalam prosesi perkawinan dan masih menganggap perkawinan tidak perlu dicatatkan dalam lembaga pemerintah sebagaimana yang tertuang dalam hukum perkawinan di Indonesia, Setelah melakukan kajian dan telaah dengan metode induktif,yaitu metode berfikir yang berangkat dari fakta-fakta yang khusus dan peristiwa-peristiwa konkrit kemudian dari fakta-fakta tersebut ditarik generalisasi yang mempunyai kesimpulan yang umum, yakni penyusun dapat menyimpulkan maksud dan tujuan pencatatan perkawinan menurut Kompilasi Hukum Islam yang dilihat dari sudut pandang hukum Islam bahwa suatu hal yang harus dipahami bahwa teks-teks al-Quran dan Hadis sangat terbatas, sementara tingkah laku manusia semakin hari semakin beragam, dan peristiwa hukum dari hari kehari semakin banyak bermunculan, sementara aturan hukum yang mengaturnya belum ada. Maka untuk mengatasinya perlu adanya ijtihad yakni hasilnya adalah pencatatan perkawinan. Bahwa pencatatan perkawinan menurut hukum keluarga di Indonesia telah membawa dampak cukup bagi kelangsungan prosedural yang membawa kemaslahatan dan bahwa pada kasus perkawinan siri (studi kasus perkawinan sirri Syekh Pujiono Cahyo Widianto dengan Lutfiana Ulfa) merupakan pelanggaran hukum namun tidak dapat diperkarakan di lembaga Pengadilan sehingga merupakan celah kosong yang dapat ditiru oleh para pelaku nikah sirri lainnya. Penyempurnaan legislasi, khususnya dalam hukum perkawinan di Indonesia merupakan hal yang secepatnya dilakukan yang akan berdampak dengan terkikisnya secara perlahan para pelaku nikah sirri di masyarakat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : 1. UDIYO BASUKI, S.H., M.Hum. 2. FATMA AMILIA, S.Ag., M.Si.
Uncontrolled Keywords: Nikah Siri, Hukum Pernikahan
Subjects: Perdata Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Al-Ahwal Asy-Syakhsiyyah (S1)
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 06 Sep 2012 11:33
Last Modified: 07 Apr 2016 07:28
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/4280

Actions (login required)

View Item View Item